Jenazah Rahmadani Siagian Ditemukan dalam Boks Kontainer di Medan Denai, Dua Pria Berjaket Ojol Jadi Incaran
GEOSIAR.CO.ID 11 Maret 2026 Penulis : ph@gseosiar.co.id

MEDAN, GEOSIAR.CO.ID – Warga Jalan Menteng 7, Gang Seroja 3, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, geger setelah menemukan sesosok jenazah perempuan muda tanpa busana di dalam boks kontainer plastik yang dibuang di ladang pisang pinggir Sungai Deli, Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Korban kemudian diidentifikasi sebagai Rahmadani Siagian, sekitar 20 tahun, perantau asal Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Boks Dikira Sampah, Berisi Jenazah Manusia

Peristiwa bermula saat sejumlah warga melihat dua pria bersepeda motor membawa boks kontainer berwarna putih bertutup biru ke ladang di pinggiran permukiman. Saksi mata Bambang menuturkan, salah satu dari dua pria itu mengenakan seragam ojek online.

“Awalnya warga melihat dua orang pria membawa boks dengan menggunakan seragam ojek online. Karena lokasinya di pinggir sungai, warga sempat mengira itu sampah dan berniat mengambil boksnya untuk keperluan rumah tangga,” ujar Bambang.

Warga lain, Suardi, menambahkan kedua pria itu langsung pergi dengan kecepatan tinggi setelah meletakkan boks. “Tadi banyak warga yang bilang ada yang lihat dua orang naik kereta, satunya pakai pakaian Ojol. Berdua boncengan, kencang tadi orang itu,” katanya.

Baru ketika boks dibuka, warga mendapati tubuh manusia yang terbungkus karung goni dan kain di dalamnya. Temuan itu segera dilaporkan kepada Kepala Lingkungan setempat sebelum diteruskan ke pihak kepolisian. Tim Inafis Polrestabes Medan tidak lama kemudian tiba di lokasi. Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Khairul Fajri Lubis membenarkan penemuan itu. “Benar ada penemuan mayat perempuan dalam kontainer boks terbungkus goni,” ujarnya singkat.

Proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sempat terkendala kerumunan warga. Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto meminta warga untuk memberi ruang. “Agak mundur lagi ya semuanya, ini kita masih kerja. Gimana mau kerja kalau semuanya di sini,” tegasnya.

Dua Hari Tak Masuk Kerja, Nomor Telepon Tak Aktif

Rahmadani Siagian, yang akrab disapa Rahma, merantau ke Kota Medan dan bekerja di sebuah toko ponsel. Selama di Medan, ia tinggal bersama orang tua sambung dan saudara tirinya. Sebelum jasadnya ditemukan, Rahma sudah dua hari tidak masuk kerja dan nomor teleponnya tidak aktif, sehingga atasannya menghubungi keluarga di kampung halaman.

Kabar kematian Rahma baru diterima keluarga pada Selasa sore setelah polisi memastikan identitas jenazah. Nurma Siagian, kerabat korban, mengaku sangat terkejut. “Selama di Medan dia kerja di toko ponsel. Kami baru dapat kabar sore ini, dan sangat syok,” ujarnya. Saudara tiri korban segera membuat laporan resmi ke Polsek Medan Area. Jenazah Rahmadani selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara keluarga dari Labuhanbatu Utara sedang dalam perjalanan ke Medan.

Rekaman CCTV Hotel Jadi Petunjuk

Polisi kini tengah mendalami penyebab kematian korban. Rekaman kamera pengawas (CCTV) di sebuah hotel merekam seseorang membawa kontainer dari dalam kamar, petunjuk yang diduga berkaitan langsung dengan kasus ini. Penyidik belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan motif maupun jumlah tersangka yang diburu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *