Emas Antam Melonjak Rp40.000, Harga per Gram Sentuh Rp3.087.000 Rabu 11 Maret 2026
GEOSIAR.CO.ID 11 Maret 2026 Penulis : ph@gseosiar.co.id

JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID -Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melambung pada perdagangan Rabu (11/3/2026). Berdasarkan pembaruan harga di laman resmi Logam Mulia, emas Antam naik Rp40.000 sehingga kini ditetapkan pada level Rp3.087.000 per gram.

Harga beli kembali atau buyback turut menguat Rp45.000 menjadi Rp2.847.000 per gram, dengan selisih antara harga jual dan harga buyback sebesar Rp240.000 per gram.

Naik Tiga Hari Berturut-turut

Kenaikan hari ini melanjutkan tren positif yang sudah berlangsung sejak awal pekan. Pada Senin (9/3/2026) pagi, harga sempat anjlok Rp55.000 ke level Rp3.004.000 per gram. Namun pada sore hari harga berbalik menguat Rp35.000 ke posisi Rp3.039.000. Selasa (10/3/2026), harga kembali menanjak Rp8.000 menjadi Rp3.047.000 per gram. Kini pada Rabu pagi, lonjakan Rp40.000 membawa harga ke Rp3.087.000, mencatat tiga hari kenaikan berturut-turut sejak koreksi awal pekan.

Harga di Pegadaian dan Galeri24 Lebih Tinggi

Di platform Pegadaian melalui Galeri24, harga emas Antam ukuran 1 gram ditetapkan lebih tinggi yakni Rp3.185.000 per batang dengan harga buyback Rp2.888.000. Perbedaan harga antara Logam Mulia dan Pegadaian lumrah terjadi karena masing-masing platform memiliki struktur harga dan kebijakan distribusi yang berbeda. Untuk ukuran yang lebih besar, emas Antam 10 gram di Pegadaian dibanderol Rp31.314.000, sementara ukuran 100 gram dijual Rp312.364.000 dan ukuran terbesar 1.000 gram dipasarkan seharga Rp3.122.042.000 per batang.

Kenaikan 24 Persen sejak Awal Tahun

Kinerja emas Antam sepanjang 2026 terbilang solid. Pada 1 Januari 2026, harga tercatat hanya Rp2.488.000 per gram. Dengan harga Rp3.087.000 saat ini, emas Antam telah mencatat kenaikan sekitar 24 persen dalam waktu sekitar dua setengah bulan. Rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) masih dipegang level Rp3.168.000 per gram yang dicapai pada 29 Januari 2026. Jika dihitung dalam rentang satu tahun, investor yang membeli pada 11 Maret 2025 seharga Rp1.679.000 per gram sudah menikmati keuntungan sekitar 69,57 persen.

Sentimen Global: Konflik Timur Tengah dan Pelemahan Dolar

Penguatan harga emas lokal sejalan dengan pergerakan harga emas dunia. Pada perdagangan Selasa (10/3/2026), harga emas spot global diperdagangkan di kisaran USD5.145–5.236 per troy ons, ditopang oleh pelemahan dolar AS dan meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven di tengah konflik bersenjata AS-Israel dengan Iran yang masih berlangsung. Ketegangan di kawasan Timur Tengah, termasuk ancaman gangguan pasokan minyak di Selat Hormuz, mendorong pelaku pasar memilih emas sebagai instrumen pelindung nilai. Selain geopolitik, pasar juga menunggu rilis data inflasi Amerika Serikat serta keputusan kebijakan moneter Federal Reserve yang dijadwalkan pada 18 Maret 2026.

Analis: Potensi Lanjut ke Rp3.095.000, Waspadai Koreksi

Pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga emas Antam masih berpeluang menguat dalam jangka pendek. Ia memprediksi resistance pertama berada di Rp3.095.000 per gram, dan jika penguatan berlanjut dalam sepekan ke depan, resistance kedua ada di level Rp3.150.000 per gram. Namun Ibrahim juga mengingatkan potensi koreksi apabila tekanan pasar meningkat. “Jika turun, support pertama di Rp3.030.000. Support kedua di Rp2.900.000,” kata Ibrahim dalam keterangannya, dikutip Selasa (10/3/2026).

Ketentuan Pajak Berlaku

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017, setiap pembelian emas batangan Antam dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 0,9 persen bagi non-NPWP. Adapun untuk transaksi buyback dengan nominal di atas Rp10 juta, PPh 22 yang berlaku adalah 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP, dipotong langsung dari total nilai transaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *