AHY: Kemantapan Jalan Nasional Capai 93,5 Persen, Puncak Mudik Lebaran Diprediksi Dua Gelombang

GEOSIAR.CO.ID 12 Maret 2026 Penulis : ph@gseosiar.co.id

JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono memastikan jaringan jalan nasional non-tol sepanjang 47.603 kilometer dari Sumatra hingga Papua telah mencapai tingkat kemantapan 93,5 persen menjelang arus mudik Lebaran 2026

Pernyataan itu disampaikan AHY dalam konferensi pers Update Pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat dan Persiapan Mudik Lebaran di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/3/2026). Pemerintah juga menyiapkan 10 ruas jalan tol fungsional sepanjang 291,13 kilometer yang dapat digunakan secara terbatas selama periode mudik dan arus balik.

Sepuluh Tol Fungsional Sementara Siap Urai Kepadatan

Dari total 291,13 kilometer tol fungsional tersebut, tiga ruas berada di Sumatra (90,73 km), enam ruas di Jawa (148,03 km), dan satu ruas di Kalimantan (52,37 km). AHY mengatakan ruas-ruas itu belum beroperasi secara komersial penuh, tetapi kondisinya dinilai layak untuk penggunaan darurat selama masa Lebaran.

Selain tol fungsional, pemerintah juga menyiapkan 76 ruas jalan tol beroperasi resmi sepanjang 3.115 kilometer yang dilengkapi fasilitas rest area dan stasiun pengisian kendaraan listrik. Untuk memantau arus kendaraan secara real time, pemerintah memanfaatkan lebih dari 1.270 kamera pengawas yang tersebar di berbagai ruas tol.

Puncak Mudik Dua Gelombang, Diskon Tol 30 Persen

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, AHY memperkirakan total 143,9 juta perjalanan akan terjadi selama musim mudik Lebaran tahun ini dengan tujuan terbesar ke Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan. Puncak arus mudik diprediksi berlangsung dua gelombang, yakni 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026, sementara puncak arus balik diperkirakan pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.

Sekitar 52 persen pemudik diprediksi menggunakan mobil pribadi, sehingga AHY menegaskan beban utama arus mudik bertumpu pada jalan raya, baik tol maupun arteri nasional. Guna mengurai kepadatan, pemerintah memberlakukan kebijakan work from anywhere dan memberikan diskon tarif tol sebesar 30 persen pada 25 ruas tol dalam periode 15–16 Maret dan 26–27 Maret.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *