Poltekpin dan Poltek Imipas Masuk Daftar Sekolah Kedinasan 2026
GEOSIAR.CO.ID 13 Maret 2026 Penulis : ph@gseosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID – Dua politeknik kedinasan baru resmi masuk daftar sekolah kedinasan 2026, yakni Politeknik Ilmu Pengayoman Indonesia (Poltekpin) di bawah Kementerian Hukum dan Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltek Imipas) di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
Kehadiran keduanya menambah jumlah total institusi kedinasan dari 29 menjadi 30, tersebar di bawah sembilan kementerian dan lembaga pemerintah. Lulusan kedua politeknik tersebut dijamin langsung diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil tanpa harus mengikuti seleksi umum.
Izin Sudah Terbit, Pengumuman Mahasiswa Baru Akhir Maret
Poltekpin telah mengantongi izin dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk empat program studi Hukum Terapan. Kepala BPSDM Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani, menyampaikan proses permohonan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) masih menunggu keputusan Panitia Seleksi Perguruan Tinggi Kementerian dan Lembaga yang diperkirakan terbit Maret ini.
“Target pengumuman penerimaan mahasiswa baru ditargetkan dapat dilaksanakan pada akhir Maret,” ujar Gusti Ayu Putu Suwardani, dikutip dari laman resmi Kementerian Hukum, Jumat (13/2/2026). Poltekpin akan membuka empat formasi dengan total kuota 200 calon mahasiswa pada penerimaan pertamanya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemenimipas, Asep Kurnia, mengonfirmasi izin pembukaan program studi Poltek Imipas dari Kemdiktisaintek telah diterbitkan. Dasar hukum kelembagaannya mengacu pada Peraturan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor 15 Tahun 2025. “Dengan terbitnya surat keputusan ini dan ditambah Peraturan Menteri terkait organisasi dan tata kerja politeknik yang sudah ditandatangani, maka bisa memulai lagi untuk mengelola Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan ini,” kata Asep Kurnia saat menghadiri Hari Bakti Imigrasi ke-76, Rabu (18/2/2026).
Cara Mendaftar Melalui Portal BKN
Seleksi masuk seluruh sekolah kedinasan, termasuk Poltekpin dan Poltek Imipas, dilakukan secara terpusat dan daring melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) di laman dikdin.bkn.go.id. Setiap calon peserta hanya diperbolehkan mendaftar di satu sekolah kedinasan, sehingga pemilihan harus dilakukan secara cermat sejak awal. Calon peserta yang belum memiliki akun wajib mendaftar terlebih dahulu menggunakan Nomor Induk Kependudukan dan nomor Kartu Keluarga.
Setelah akun aktif, calon peserta melengkapi data diri, mengunggah foto, memilih sekolah kedinasan dan jurusan yang tersedia, serta mengunggah dokumen persyaratan. Panitia selanjutnya melakukan verifikasi berkas; peserta yang lulus administrasi akan menerima kode billing sebagai kode pembayaran biaya seleksi sesuai ketentuan masing-masing instansi. Tahapan seleksi berikutnya meliputi Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT), Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), tes kesehatan, tes kesamaptaan, dan wawancara.
Pendaftaran Diperkirakan Dibuka Mei–Juni 2026
Berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran sekolah kedinasan 2026 diperkirakan dibuka pada periode Mei hingga Juni melalui portal BKN. Hingga 13 Maret 2026, Badan Kepegawaian Negara belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait jadwal dan formasi. Calon peserta diimbau memantau informasi terbaru melalui laman resmi BKN dan akun media sosial resmi masing-masing instansi kedinasan.
Tingkat persaingan masuk sekolah kedinasan tercatat sangat ketat. Pada seleksi 2025, PKN STAN Kementerian Keuangan menerima 500 kursi dari 45.518 pendaftar, atau perbandingan satu berbanding sembilan puluh. Calon pendaftar Poltekpin dan Poltek Imipas dapat memantau informasi terbaru melalui akun Instagram resmi masing-masing di @poltekpin_id dan @bpsdm_imipas.
www.geosiar.co.id

