Ekspor Sumut Capai US$1,007 Miliar, Hendrik Sitompul Dorong Hilirisasi dan Diversifikasi Pasar

GEOSIAR.CO.ID 15 Maret 2026 Penulis : ph@gseosiar.co.id

MEDAN, GEOSIAR.CO.IDNilai ekspor melalui pelabuhan muat di wilayah Sumatera Utara pada Januari 2026 tercatat sebesar US$1.007,66 juta, naik 9,59 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebesar US$919,50 juta. Kenaikan tersebut terutama ditopang oleh sektor industri yang tumbuh signifikan. Data tersebut bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara.

Sektor Industri Dominasi, Pertanian Justru Tertekan

“Pada Januari 2026, sektor industri mengalami peningkatan sebesar US$97,40 juta atau tumbuh 11,42 persen dibanding Januari 2025. Sementara sektor pertanian mengalami penurunan sebesar US$9,33 juta atau turun 14,00 persen,” ujar Kepala BPS Sumatera Utara Asim Saputra, S.S.T., M.Ec.Dev. dalam paparannya, Senin (2/3/2026). Kontribusi sektor industri terhadap total ekspor Sumatera Utara pada Januari 2026 mencapai 94,30 persen, sedangkan sektor pertanian menyumbang 5,69 persen.

Dari sepuluh komoditas utama ekspor, peningkatan terbesar terjadi pada golongan lemak dan minyak hewan/nabati yang naik US$73,68 juta atau tumbuh 21,04 persen dibanding Januari 2025. Kenaikan juga tercatat pada golongan berbagai produk kimia sebesar US$11,29 juta atau 8,12 persen. Sebaliknya, golongan kopi, teh, dan rempah-rempah turun paling besar yakni US$19,14 juta atau merosot 40,26 persen, disusul karet dan barang dari karet yang turun US$11,74 juta atau 12,45 persen.

Tiongkok, AS, dan Jepang Tetap Jadi Pasar Utama

Dari sisi negara tujuan, Tiongkok, Amerika Serikat, dan Jepang masih mendominasi pasar ekspor Sumatera Utara. Nilai ekspor ke Tiongkok tercatat sebesar US$150,08 juta, Amerika Serikat US$123,91 juta, dan Jepang US$60,54 juta. “Kontribusi ketiga negara tersebut terhadap total ekspor Sumatera Utara mencapai 33,20 persen,” kata Asim.

Sekitar 38,15 persen barang ekspor Sumatera Utara dipasarkan ke kawasan Asia di luar ASEAN, dengan India dan Bangladesh menjadi pasar potensial masing-masing senilai US$59,73 juta dan US$56,03 juta. Dibandingkan Januari 2025, penurunan terbesar pada negara tujuan utama terjadi pada Amerika Serikat dengan penurunan sebesar US$4,90 juta. Asim menegaskan kinerja ekspor pada awal tahun ini menunjukkan daya tahan sektor industri Sumatera Utara di tengah dinamika perdagangan global, meskipun beberapa komoditas unggulan masih menghadapi tekanan.

Hilirisasi dan Diversifikasi Pasar Jadi Kunci Pertumbuhan Jangka Panjang

Ketua DPD Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sumatera Utara, Drs. Hendrik H Sitompul, M.M., menilai kinerja ekspor awal tahun ini mencerminkan ketahanan sektor industri pengolahan berbasis komoditas perkebunan. “Pertumbuhan ekspor yang didorong oleh komoditas lemak dan minyak nabati menunjukkan bahwa sektor hilirisasi perkebunan, khususnya kelapa sawit, masih menjadi tulang punggung ekspor Sumatera Utara. Namun ke depan, yang harus diperkuat bukan hanya volume ekspor, tetapi juga pengembangan produk turunan agar nilai tambahnya semakin besar,” ujarnya kepada Geosiar, (14/3).

Hendrik menilai peluang ekspor Sumatera Utara masih terbuka luas, terutama jika pelaku usaha mampu memperluas pasar di luar negara tujuan tradisional. “Ketergantungan pada beberapa negara tujuan utama perlu mulai dikurangi. Pasar Asia Selatan, Timur Tengah, hingga Afrika memiliki potensi pertumbuhan yang besar. Jika strategi diversifikasi pasar dilakukan secara konsisten, ekspor Sumatera Utara dapat tumbuh lebih stabil dalam jangka panjang,” katanya.

Menurutnya, selain perluasan pasar, faktor penentu kinerja ekspor ke depan meliputi efisiensi logistik, stabilitas kebijakan perdagangan, serta percepatan hilirisasi industri berbasis komoditas unggulan. “Kita harus memastikan bahwa produk ekspor dari Sumatera Utara tidak hanya berbentuk bahan mentah, tetapi semakin banyak berupa produk olahan industri. Dengan demikian, daya saing ekspor akan lebih kuat sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi daerah,” ujar Hendrik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *