Libur Lebaran di Samosir: Penyeberangan Lancar, Lalu Lintas Terpantau

GEOSIAR.CO.ID 23 Maret 2026 Penulis : ph@gseosiar.co.id

SAMOSIR, GEOSIAR.CO.ID – Trafik penyeberangan jalur Ajibata–Ambarita, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada Hari-H Idulfitri 1447 H, Sabtu (21/3/2026), memperlihatkan tren peningkatan kendaraan namun tetap terkendali berkat pengaturan operasional kapal yang maksimal. Ketiga armada Kapal Motor Penyeberangan yang melayani rute Ajibata–Ambarita telah menyeberangkan 564 unit kendaraan roda empat dan enam serta 430 unit sepeda motor

Pemerintah Kabupaten Samosir menyiagakan sedikitnya 10 pos pengamanan dan pelayanan selama periode Lebaran 2026 untuk mendukung kelancaran arus kunjungan dan aktivitas masyarakat.

Tiga KMP Dikerahkan, Tidak Ada Penumpukan di Pelabuhan

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba Nikson Ambarita menyampaikan aktivitas penyeberangan di jalur tersebut berlangsung ramai lancar. “Pada Hari H Lebaran ini, arus penyeberangan relatif lancar. Tidak terjadi penumpukan berarti baik di Pelabuhan Ajibata maupun Ambarita. Hal ini tidak terlepas dari kesiapan armada serta pengaturan operasional yang telah kami lakukan sebelumnya,” ujar Nikson Ambarita, Minggu (22/3/2026).

Sebelumnya, mulai 19 hingga 29 Maret 2026, KMP Ihan Batak dan KMP Pora-Pora diperpanjang jam operasionalnya hingga tengah malam guna mengantisipasi penumpukan kendaraan dan penumpang selama Idulfitri 2026. Langkah antisipatif ini mendapat dukungan dari KSOP Utama Belawan dan KSOP Danau Toba yang memberikan persetujuan operasional sekaligus melakukan pengawasan langsung di lapangan.

ASDP mengoptimalkan jadwal keberangkatan kapal dengan sistem layanan fleksibel menyesuaikan volume kendaraan, serta menyiagakan petugas tambahan dan memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan, instansi perhubungan, dan otoritas pelabuhan guna menjaga ketertiban selama angkutan Lebaran maupun arus balik. Masyarakat yang hendak menyeberang juga diimbau memanfaatkan layanan tiket daring di laman ferizy.com guna mempercepat proses keberangkatan.

Pangururan Ramai, Lalu Lintas Dipantau Ketat

Pada 20 Maret, lalu lintas sudah mengalami peningkatan kendaraan yang masuk ke Kota Pangururan untuk mengunjungi beberapa objek wisata dan menyaksikan pertunjukan Air Mancur di Waterfront City. Seiring lonjakan pengunjung yang mulai signifikan, jadwal penyeberangan kapal feri turut diperpanjang hingga pukul 23.00 WIB.

Bupati Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk memimpin dua tim pemantauan yang menyasar titik-titik strategis, mulai dari Simpang Empat Pangururan, kawasan wisata Pasir Putih Parbaba, hingga Pelabuhan Simanindo, Ambarita, dan Tomok. Vandiko secara khusus meminta pelaku usaha menjaga stabilitas harga serta memastikan keamanan wahana air seperti perahu cepat dan banana boat. “Keselamatan harus menjadi prioritas agar tidak terjadi kecelakaan yang berdampak pada pariwisata Samosir,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *