176 Penerbangan per Hari, Utilisasi 93 Persen
Dedy menjabarkan pergerakan pesawat tercatat 176 penerbangan atau meningkat sekitar 26,6 persen secara tahunan, saat ditemui di Deli Serdang, 27/3. Tingkat utilisasi penerbangan mencapai 93,1 persen dari total jadwal harian, dengan tingkat keterisian kursi sebesar 90,2 persen. Dua angka tersebut menjadi indikator kuat bahwa kapasitas penerbangan yang tersedia diserap hampir seluruhnya oleh para penumpang.
Selain peningkatan trafik, Bandara Kualanamu juga mencatatkan penguatan konektivitas dengan total 17 maskapai beroperasi dan 39 rute penerbangan aktif, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu perkembangan menonjol adalah kembali beroperasinya rute internasional Jeddah menggunakan pesawat berbadan lebar Airbus A330, setelah sempat terhenti akibat penutupan ruang udara. Rute domestik A330 juga melayani Jakarta dan Batam selama periode Lebaran.
Antrean Berkelok Diterapkan untuk Urai Kepadatan
Dedy mengungkapkan bandara menerapkan sejumlah inovasi pelayanan untuk mengurai potensi kepadatan di area check-in yang biasanya menjadi titik macet utama saat arus mudik dan balik. Salah satu langkah yang dinilai efektif adalah penerapan sistem antrean berkelok atau serpentine line di beberapa jalur check-in counter. Sistem ini terbukti memecah kepadatan, mempercepat alur pelayanan, dan menciptakan pengalaman lebih tertib bagi calon penumpang.
Memasuki fase arus balik hingga H+8 Lebaran 2026, pergerakan penumpang menuju kota-kota besar tercatat terus meningkat. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi sebelumnya mengimbau masyarakat menghindari tiga puncak arus balik yang diprediksi jatuh pada 24, 28, dan 29 Maret 2026. Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho, memastikan pengamanan arus balik di seluruh jalur strategis diperketat selama periode tersebut.