Tekan Pengeluaran, Gedung DPR Gelap Gulita Setelah Pukul Lima Sore

GEOSIAR.CO.ID 2 April 2026 Penulis : ph@gseosiar.co.id

JAKARTA , GEOSIAR.CO.IDKompleks Parlemen di Senayan, Jakarta, tampak berbeda memasuki April 2026. Sejak pukul 17.00 WIB, lampu-lampu gedung mulai dipadamkan satu per satu, lift dan eskalator dihentikan, dan pendingin ruangan dimatikan sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran dan energi yang mulai diberlakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Pantauan di lapangan pada Rabu (1/4/2026) memperlihatkan Gedung Nusantara II dalam kondisi gelap gulita, terutama di bagian lobi. Sejumlah pegawai terpaksa menyalakan penerangan pribadi untuk bisa berjalan keluar, bahkan harus menuruni tangga karena lift dan eskalator sudah tidak beroperasi. Kondisi serupa terjadi di Gedung Nusantara I, tempat utama anggota dewan dan staf berkantor, di mana hampir seluruh bagian lampunya sudah padam.

Di Gedung Nusantara V dan IV, ruangan-ruangan yang sudah tidak digunakan pegawai juga dipadamkan, termasuk seluruh pendingin ruangan. Hanya Gedung Nusantara III yang masih menyisakan sebagian lampu di area lobi, karena masih ada kegiatan yang berlangsung.

Perjalanan Dinas ASN Dipangkas, Lampu Mati Maksimal Pukul 20.00

Sekretaris Jenderal DPR, Indra Iskandar, mengungkapkan kebijakan ini sudah dibahas sejak pekan terakhir Maret 2026 dan mencakup beberapa langkah sekaligus. “Nanti setiap hari, jika tidak ada acara persidangan, maksimum pukul 20.00 seluruh lampu akan dimatikan, malam hari ya,” ujar Indra Iskandar, Sekretaris Jenderal DPR, kepada wartawan pada 26/3.

Selain pembatasan listrik, DPR juga memangkas anggaran perjalanan dinas dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan hasil penghematan dialokasikan ke pos kebutuhan yang lebih mendesak. Kebijakan ini menjadi bagian dari arus besar efisiensi yang juga menyasar berbagai kementerian dan lembaga negara lain di tengah tekanan fiskal akibat gejolak harga energi global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *