Prabowo Sampaikan Selamat Paskah: Doa Kedamaian untuk Bangsa

GEOSIAR.CO.ID 6 April 2026 Penulis : ph@gseosiar.co.id

JAKARTA, GEOSIAR.CO.IDPresiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat Hari Paskah kepada seluruh umat Kristiani pada Minggu (5/4/2026), dengan mendoakan kedamaian dan kebaikan bagi semua pihak. Ucapan serupa juga datang dari Menteri Agama Nasaruddin Umar yang mengajak umat Kristiani mendoakan harmoni bangsa. Kedua tokoh menekankan bahwa Paskah bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan momentum memperkuat nilai spiritual dan persatuan nasional.

“Selamat Hari Paskah kepada saudara-saudara umat Nasrani. Semoga Paskah membawa kedamaian dan kebaikan bagi kita semua,” tulis Presiden Prabowo Subianto melalui akun media sosial X pribadinya, Minggu (5/4/2026). Pesan singkat itu disambut hangat oleh publik di tengah suasana libur panjang akhir pekan Paskah.

Menag: Paskah Perkuat Harmoni Sosial

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan bahwa Paskah tidak hanya menjadi momen keagamaan, tetapi juga penguatan nilai-nilai spiritual yang harus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat. “Saya mengimbau agar dalam sukacita Hari Raya Paskah ini, masyarakat Kristiani juga mendoakan masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia agar hidup dalam suasana damai, tenteram, sejuk, dan penuh harmoni,” ungkap Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Menag juga mengajak seluruh pihak untuk terus merawat kebersamaan dalam keberagaman demi Indonesia yang rukun. Ia berharap seluruh rangkaian ibadah Paskah semakin meneguhkan umat Kristiani dalam sukacita iman, pengharapan, dan kasih Tuhan.

Makna Paskah bagi Umat Kristiani

Umat Kristiani telah menjalani masa Prapaskah selama 40 hari, yang dilanjutkan dengan peringatan Minggu Palma serta Trihari Suci, yakni Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Vigili, hingga tiba Perayaan Paskah. Menurut tradisi Gereja, perjalanan spiritual panjang itu menjadi dasar yang membuat perayaan Paskah memiliki makna mendalam bagi umat.

Hari Paskah merayakan kebangkitan Yesus Kristus sebagai simbol kemenangan atas kematian, dan tahun ini diperingati di tengah seruan para pemimpin bangsa untuk menjaga persatuan dan harmoni sosial di seluruh penjuru Nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *