AHY: 74 Persen Air Nasional Terserap Pertanian, Ketahanan Air Kunci Swasembada Pangan

GEOSIAR.CO.ID 1 April 2026 Penulis : ph@gseosiar.co.id

BATAM, GEOSIAR.CO.ID -Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan ketahanan air sebagai fondasi utama pertahanan dan ketahanan nasional, sejalan dengan implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Penegasan itu disampaikan AHY dalam Town Hall Meeting Water Security pada 24 Februari 2026, yang kembali relevan seiring meningkatnya urgensi pengelolaan sumber daya air nasional di tengah tekanan perubahan iklim.

Lintas Sektor Dikerahkan untuk Tata Kelola Air

AHY menekankan perlunya keterlibatan lintas sektor dalam tata kelola air, mulai dari kementerian, lembaga negara, akademisi, organisasi nonpemerintah, investor, hingga masyarakat sipil. Ia menjelaskan bahwa 74 persen pemanfaatan air nasional terserap oleh sektor pertanian, sehingga pengelolaan yang tepat menjadi kunci mendukung swasembada pangan. Kebijakan ini berpedoman pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air dengan fokus pada konservasi, pemanfaatan, dan mitigasi daya rusak air.

“Air adalah persoalan bersama. Kita ingin menghadirkan air yang memadai untuk kebutuhan hidup manusia dan pertumbuhan ekonomi,” ujar AHY. Pendekatan pemerintah mencakup dekarbonisasi, pengelolaan tata ruang, optimalisasi infrastruktur yang sudah ada, serta peningkatan efisiensi dan pengendalian kualitas air.

Teknologi dan Peta Jalan Bendungan

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Arif Satria memaparkan sejumlah teknologi penghematan air dan konversi air kotor menjadi air bersih sebagai bagian dari solusi jangka panjang. Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum menyiapkan peta jalan pembangunan dan pemeliharaan bendungan guna memastikan keberlangsungan layanan air bagi masyarakat luas. AHY menekankan pentingnya memulihkan siklus air secara menyeluruh, dari penyerapan air hujan hingga distribusi yang aman ke tangan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *