Bo Lingam: Harga Avtur Global Sudah Lebih dari Dua Kali Lipat Dibanding 2025
CEO Group AirAsia X Bo Lingam menyatakan lonjakan harga avtur internasional menembus kisaran 150 hingga 200 dolar AS per barel per April 2026, naik signifikan dari level di bawah 100 dolar AS yang berlaku sebelumnya. “Di tengah tekanan geopolitik dan gangguan rantai pasok, harga avtur global telah melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025,” kata Bo Lingam dalam konferensi pers melalui Zoom, Senin, 6 April 2026. Maskapai menerapkan fuel surcharge satu kali di seluruh jaringan sebagai langkah penyesuaian terukur.
Capt. Achmad Sadikin Minta Maaf, Penumpang Terdampak Dapat Perubahan Jadwal Gratis 30 Hari
Pelaksana Tugas Direktur Utama Indonesia AirAsia Capt. Achmad Sadikin menyampaikan permintaan maaf kepada penumpang yang terdampak. “Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan penumpang dan menyampaikan permohonan maaf atas situasi ini. Kami berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan setiap penumpang tetap mendapatkan opsi penanganan yang sesuai,” ujar Capt. Achmad Sadikin. Penumpang terdampak dapat memanfaatkan Service Recovery Options (opsi pemulihan layanan) yang disiapkan maskapai, termasuk perubahan jadwal tanpa biaya dalam periode 30 hari.
Rute Surabaya ke Makassar, Kendari, Luwuk, dan Palu Ikut Disesuaikan
Chief Commercial Officer AirAsia X Amanda Woo menyebut salah satu rute yang tengah disesuaikan adalah penerbangan dari Surabaya ke sejumlah kota di Sulawesi: Makassar, Kendari, Luwuk, dan Palu, yang baru diluncurkan pada 7 Maret 2026. “Untuk AirAsia Indonesia, kami sedang melakukan optimasi pada rute-rute tertentu, terutama kami melindungi rute-rute yang memiliki permintaan tinggi,” kata Amanda Woo dalam konferensi pers daring, Senin, 6 April 2026. Penumpang yang mendapat notifikasi perubahan diminta segera mengecek status penerbangan melalui aplikasi resmi AirAsia dan memanfaatkan opsi perubahan jadwal gratis dalam 30 hari yang sudah disiapkan maskapai.