Mesin dan AC Menyala, Kaca Tertutup Rapat
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie Jaya, Ajun Komisaris Polisi Saiful Kamal, menyatakan dugaan sementara adalah korban meninggal akibat menghirup gas karbon monoksida yang terperangkap di dalam kabin mobil saat dikonfirmasi, 25/3. Kondisi tersebut terjadi karena mesin dan pendingin udara (AC) mobil tetap menyala sementara seluruh kaca jendela tertutup rapat tanpa sirkulasi udara yang memadai. Tim Identifikasi Polres Pidie Jaya bersama personel Koramil telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang bukti termasuk kendaraan, telepon genggam, uang tunai, dan kartu ATM milik korban.
Warga setempat pertama kali melihat kendaraan itu terparkir sejak pukul 16.00 WIB, namun tidak langsung mencurigai karena situasi masih dalam suasana libur Lebaran dan kondisi umum pemudik yang berhenti untuk beristirahat. Baru menjelang tengah malam, ketika mobil belum juga beranjak dan tidak ada respons dari dalam meski dipanggil-panggil, warga memutuskan melapor ke polisi sekitar pukul 00.05 WIB. Kapolres Pidie Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Ahmad Faisal Pasaribu, memastikan penyelidikan masih berjalan untuk memastikan penyebab kematian kedua korban secara definitif.
Duka dari Kampus, Penyelidikan Masih Berjalan
Pihak Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe mengonfirmasi identitas kedua korban melalui unggahan ucapan duka cita resmi di media sosial lembaga tersebut. Kedua korban disebutkan merupakan mahasiswa aktif Program Profesi Ners di kampus tersebut. Jenazah keduanya telah diserahkan kepada pihak keluarga setelah selesainya proses pemeriksaan oleh pihak berwenang.
Tragedi ini kembali mengingatkan risiko beristirahat di dalam kendaraan tertutup dengan mesin menyala, sebuah praktik yang berbahaya karena gas karbon monoksida (CO) yang tidak berbau dan tidak berwarna dapat menumpuk secara perlahan tanpa disadari penumpang. Gas CO dihasilkan dari proses pembakaran mesin yang tidak sempurna dan dapat menyebabkan keracunan fatal dalam waktu singkat apabila tidak ada ventilasi udara yang cukup. Polres Pidie Jaya menyatakan akan menyampaikan perkembangan resmi penyelidikan setelah seluruh proses analisis forensik dan pemeriksaan saksi rampung.