DPRD Medan Kritik Banyak Warga Berobat ke Malaysia, Desak Sistem Pengaduan Malpraktik
GEOSIAR.CO.ID 8 April 2026 Penulis : ph@gseosiar.co.id
MEDAN, GEOSIAR.CO.ID -Anggota DPRD Medan Henry John Hutagalung mengkritik kualitas pelayanan kesehatan di Kota Medan dalam sidang pandangan Fraksi PSI DPRD Medan terhadap Rancangan Peraturan Daerah Perubahan Sistem Kesehatan, Selasa (7/4/2026). Henry menyebut banyaknya warga yang memilih berobat ke Malaysia sebagai bukti nyata rendahnya kepercayaan terhadap fasilitas dan tenaga medis lokal. Dua faktor yang disebutnya mendorong warga mencari pengobatan ke luar negeri adalah ketidakpastian dokter dalam menganalisa penyakit pasien dan ketidakpastian biaya yang membuat nilai layanan tidak sepadan dengan yang dibayarkan.
Dugaan Malpraktik Tidak Diproses Hukum
Henry juga menyoroti banyaknya dugaan malpraktik yang tidak diproses secara hukum dan menyinggung belum adanya upaya nyata dari dinas terkait untuk menindaklanjuti kasus-kasus tersebut. Ia mendesak agar dibentuk sistem pengaduan kesehatan yang dibangun dengan koordinasi antara dinas terkait dan aparat penegak hukum.
“Kami mendesak adanya sistem pengaduan dan dibangun koordinasi antara dinas terkait dengan aparat hukum untuk memproses dugaan malpraktik yang terjadi,” kata Henry John dalam sidang pandangan fraksi, Selasa (7/4/2026). Ia juga menekankan pentingnya kepastian biaya agar warga tidak merasa dirugikan setelah menjalani perawatan.
Ranperda Evaluasi Sistem Kesehatan Kota Medan
DPRD Medan tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2012 mengenai Sistem Kesehatan, yang bertujuan mengevaluasi pelayanan kesehatan di Kota Medan mencakup sistem rawat inap, ketersediaan tempat tidur, pelaporan dan pengawasan, hingga kualitas layanan kesehatan secara menyeluruh. DPRD Medan menegaskan faktor jarak ke Malaysia bukan satu-satunya alasan warga memilih berobat ke luar negeri, dan kualitas serta kepastian layanan medis lokal yang perlu segera dibenahi.