“Ledakan cukup keras dan terdengar hingga ke kampung sebelah,” ujar Muhammad Fadil, Ketua Takmir Masjid Raya Pesona, kepada wartawan di Jember, Selasa (17/3) dini hari.
Ledakan Terjadi Dekat Tempat Wudhu, Diduga dari Lemari Tak Terpakai
Satu orang jemaah dilaporkan mengalami gangguan pendengaran dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Ledakan terjadi di area tempat wudhu laki-laki dan menyebabkan kerusakan pada plafon, etalase, buku-buku, serta roster masjid. Fadil mengungkapkan bahwa sumber ledakan diduga berasal dari sebuah lemari tak terpakai yang berada di dekat tempat wudhu.
“Ada lemari tidak dipakai yang diduga menjadi sumber ledakan,” kata Muhammad Fadil, Ketua Takmir Masjid Raya Pesona, kepada wartawan di Jember, Selasa (17/3) dini hari. Beberapa jemaah dilaporkan sempat berhamburan keluar masjid karena khawatir terjadi ledakan susulan.
Polisi Sterilisasi Lokasi, Tim Jibom Olah TKP
Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma menyatakan pihak kepolisian langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan dari masyarakat. Tim penjinak bom (Jibom) turut diterjunkan untuk memastikan kondisi lokasi aman dari potensi bahaya lanjutan.
“Kita mendapatkan informasi terkait adanya ledakan di Masjid Raya Pesona. Saat ini kita sedang melakukan penyidikan dan posisi saat ini kita lakukan status quo, perimeter, dan mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke posisi ledakan tersebut,” ungkap AKP Angga Riatma, Kasat Reskrim Polres Jember, Senin (16/3).
Penyebab Belum Dipastikan, Ibadah Dihentikan Sementara
Pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab pasti maupun benda yang meledak, dan masih menunggu hasil olah TKP lanjutan dari tim Jibom yang lebih mendalam. Polisi memasang garis polisi di lokasi kejadian serta menetapkan perimeter pengamanan, dan masyarakat diimbau untuk tidak mendekat selama proses penyelidikan berlangsung. Sebagai langkah antisipasi, aktivitas ibadah di masjid tersebut untuk sementara waktu dihentikan guna menjaga keamanan warga.