Pemuda Gereja untuk Ramadan: Ratusan Takjil Dibagikan di Simpang Habibie Batam

GEOSIAR.CO.ID 11 Maret 2026 Penulis : es@gseosiar.co.id

MEDAN, GEOSIAR.CO.ID – Komisi Pemuda Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Kepulauan Riau bersama pemuda gereja se-Kota Batam menggelar aksi sosial pembagian takjil kepada para pengguna jalan di kawasan Simpang Habibie, Batam Center, Minggu (9/3/2026) sore.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.30 WIB hingga menjelang waktu berbuka puasa ini berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Puluhan anggota Komisi Pemuda PGI Wilayah Kepri bersama pemuda dari berbagai denominasi gereja turun langsung ke jalan untuk membagikan ratusan paket takjil kepada pengendara motor, mobil, serta masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Koordinator kegiatan, Ruth, mengatakan aksi berbagi ini merupakan bentuk kepedulian pemuda gereja kepada saudara-saudara Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

“Kegiatan ini adalah bentuk solidaritas dan kepedulian kami sebagai pemuda gereja kepada saudara-saudara yang sedang menjalankan ibadah puasa. Melalui aksi berbagi takjil ini, kami ingin menyampaikan pesan kebersamaan dan memperkuat semangat toleransi antarumat beragama di Kota Batam,” ujar Ruth.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diikuti puluhan pemuda gereja dari berbagai denominasi yang ada di Batam. Para peserta terlibat sejak tahap persiapan hingga pembagian takjil kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemuda PGI Wilayah Kepulauan Riau, Rikson Tampubolon, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemuda gereja untuk terus merawat nilai-nilai toleransi dan kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

Rikson yang juga dikenal sebagai tokoh pemuda di Kepulauan Riau, mantan Ketua GAMKI Provinsi Kepri dan Kota Batam, serta pernah menjadi pengurus pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) mengatakan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman.

“Batam adalah kota yang multikultural dan plural. Karena itu penting bagi generasi muda, termasuk pemuda gereja, untuk terus menumbuhkan semangat persaudaraan, toleransi, dan kepedulian sosial. Aksi berbagi takjil ini merupakan simbol sederhana bahwa kita bisa hidup berdampingan dengan damai dalam keberagaman,” kata Rikson.

Menurut Rikson yang saat ini juga aktif sebagai akademisi dan analis kebijakan publik di Kota Batam, ruang-ruang interaksi lintas agama seperti ini sangat penting untuk terus diperkuat, terutama di kalangan orang muda.

“Di tengah berbagai dinamika sosial yang terjadi, kita membutuhkan semakin banyak ruang perjumpaan yang membangun kepercayaan antar kelompok masyarakat. Orang muda harus menjadi pelopor dalam membangun budaya toleransi dan persaudaraan lintas iman,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Atas nama Komisi Pemuda PGI Wilayah Kepulauan Riau, kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada saudara-saudara Muslim, sekaligus selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri. Semoga bulan suci ini membawa kedamaian, mempererat persaudaraan, dan memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Rikson menambahkan bahwa Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) merupakan wadah persekutuan gereja terbesar di Indonesia yang menghimpun berbagai sinode dan aliran gereja. PGI mengusung semangat oikumenisme dan nasionalisme sebagai dasar dalam membangun persatuan gereja sekaligus memperkuat kontribusi umat Kristen dalam kehidupan kebangsaan.

“Kami percaya semangat oikumene bukan hanya soal persatuan gereja, tetapi juga bagaimana gereja hadir membawa pesan perdamaian, persaudaraan, dan kebangsaan di tengah masyarakat yang majemuk,” jelasnya.

Kegiatan pembagian takjil ini berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak pengguna jalan yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif pemuda gereja yang turut berbagi kebaikan di bulan Ramadan.

Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Komisi Pemuda PGI Wilayah Kepri berharap semangat kerukunan antarumat beragama terus tumbuh dan menjadi teladan, khususnya di kalangan orang muda di Kota Batam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *