PKL Jalan Olahraga Binjai Ditertibkan Satpol PP, Lapak Semi-Permanen Dibongkar

GEOSIAR.CO.ID 4 April 2026 Penulis : ph@gseosiar.co.id

BINJAI, GEOSIAR.CO.ID -Pemerintah Kota Binjai melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan dan membongkar puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Olahraga, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Rabu (1/4/2026). Penertiban dilakukan demi memulihkan fungsi ruang terbuka hijau yang selama ini terganggu oleh keberadaan lapak semi-permanen di bahu jalan.

Penertiban Dipimpin Kepala Satpol PP

Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin langsung Kepala Satpol PP Kota Binjai, Arif Budiman Sihotang, S.STP., M.H. Turut hadir perwakilan Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, unsur TNI melalui Babinsa, Camat Binjai Timur M. Yusuf, serta Lurah Timbang Langkat Nurdin bersama para kepala lingkungan setempat.

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka penataan ruang terbuka hijau di sepanjang Jalan Olahraga, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai,” ujar Arif Budiman Sihotang. Dalam pelaksanaannya, petugas membongkar lapak hingga bangunan semi-permanen yang berdiri di atas bahu jalan di sepanjang kawasan tersebut. Sempat terjadi ketegangan di lapangan saat awal penertiban, namun proses secara keseluruhan berlangsung kondusif.

PKL Diarahkan ke Lokasi Pengganti

Sebagai bagian dari kebijakan yang tidak sekadar menggusur, pemerintah kota menyiapkan lokasi pengganti bagi para pedagang yang terdampak. PKL diarahkan berjualan di lokasi yang telah ditetapkan Pemko Binjai di kawasan Kecamatan Binjai Timur, agar mereka tetap dapat menjalankan aktivitas usaha tanpa mengganggu fungsi ruang publik.

Relokasi ini diharapkan memberi ruang dagang yang lebih tertata, tidak mengganggu arus lalu lintas, dan selaras dengan rencana tata ruang kota. Pemko Binjai menyatakan langkah penertiban ini sudah melalui tahapan sosialisasi sebelumnya kepada para pedagang.

Kawasan Mulai Kembali Tertata

Pascapenertiban, kawasan Jalan Olahraga yang sebelumnya semrawut dan kerap memicu kemacetan mulai tampak lebih lapang. Pemko Binjai menegaskan komitmennya menjaga ketertiban kawasan agar fungsi ruang terbuka hijau tetap dapat dinikmati masyarakat luas. Sebagian pedagang berharap lokasi relokasi segera dilengkapi sarana yang memadai agar aktivitas ekonomi mereka tidak terdampak berkepanjangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *