Prabowo Janjikan Hunian Layak di Bantaran Rel Senen, Pramono Dukung Penuh

GEOSIAR.CO.ID 28 Maret 2026 Penulis : ph@gseosiar.co.id

JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID -Presiden Prabowo Subianto memerintahkan percepatan pembangunan hunian layak bagi warga yang selama ini tinggal di bantaran rel kereta api kawasan Senen, Jakarta Pusat, setelah meninjau langsung kondisi permukiman tersebut pada Kamis (26/3/2026) sore. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut dan memastikan Pemprov DKI siap bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk merealisasikannya. Kunjungan Prabowo yang berlangsung mendadak itu terekam dalam unggahan di akun Instagram resmi presiden, di mana ia menyusuri permukiman di bantaran rel kawasan Kramat, sekitar tiga kilometer dari pusat Kota Jakarta.

Tim Sudah Bergerak Sejak Malam Blusukan

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan Prabowo langsung menggelar koordinasi intensif usai kunjungan, menghubungi Menteri Perumahan melalui telepon karena sedang berada di Toba sehingga diwakili Sekretaris Jenderal Kementerian, serta Menteri Pekerjaan Umum, Direktur Utama Perumnas, dan pimpinan PT Kereta Api Indonesia, dalam keterangan pada 27/3. Tim segera bergerak menyiapkan proses pembangunan hunian baru yang lokasinya tidak jauh dari kawasan asal para warga. “Insyaallah kita akan segera membangun hunian yang layak untuk masyarakat di daerah tersebut dengan cepat, dan sudah menjadi tekad saya untuk menyediakan hunian layak untuk masyarakat Indonesia,” kata Prabowo dalam unggahan di akun Instagram-nya.

Pramono menyebut persoalan permukiman di bantaran rel merupakan masalah lama yang terus berulang di Jakarta, saat ditemui di Halte Tosari, Jakarta Pusat, 27/3. “Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan dukungan sepenuhnya atas apa yang dilakukan oleh pemerintah pusat untuk penanganan perumahan yang ada di sepanjang rel kereta api,” ujarnya. Ia menjelaskan Pemprov DKI telah mulai menangani persoalan serupa di kawasan tempat pemakaman umum dengan memindahkan warga ke rumah susun sederhana sewa milik pemerintah provinsi.

Model Rusunawa Gratis Enam Bulan Pertama

Pramono memaparkan pola relokasi yang sudah berjalan di beberapa kawasan Jakarta, termasuk di TPU Kebon Nanas yang mulai ditata sejak Januari 2026. Warga yang direlokasi ke rumah susun sederhana sewa mendapat masa tinggal gratis selama enam bulan sebelum diwajibkan membayar sewa. “Enam bulan kami gratiskan, tapi setelah itu mereka kita minta untuk berbayar atau menyewa sepenuhnya,” kata Pramono, 27/3.

Pola tersebut dinilai efektif karena tidak hanya menata kawasan secara fisik, tetapi juga diterima dengan baik oleh warga yang dipindahkan. Pramono menegaskan Pemprov DKI akan terus menyelaraskan langkah dengan pemerintah pusat untuk menertibkan permukiman di lokasi yang tidak semestinya, sembari memastikan warga mendapat hunian yang lebih layak. Sinergi antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI dinilai menjadi kunci agar program ini dapat berjalan cepat dan bukan sekadar janji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *