Prabowo Minta Menpar Aktif Turun ke Destinasi Wisata untuk Tingkatkan Kunjungan saat Lebaran dan Nyepi
GEOSIAR.CO.ID 14 Maret 2026 Penulis : ph@gseosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID -Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana untuk aktif turun langsung ke destinasi wisata guna memastikan kesiapan mereka dan sekaligus mempromosikan pariwisata dalam negeri.
Instruksi itu disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026), yang secara khusus membahas kesiapan pemerintah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. “Menteri Pariwisata saya minta aktif turun di setiap wisata, mengajak serta mempromosikan setiap aspek wisata di tanah air,” kata Presiden Prabowo dalam sidang tersebut.
Manfaatkan Momentum Lebaran dan Nyepi
Presiden menyebut momen libur Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi sebagai peluang strategis untuk mendongkrak jumlah pelancong, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Prabowo meminta Menpar Widiyanti memastikan kesiapan destinasi wisata unggulan dalam menyambut lonjakan kunjungan selama periode libur panjang tersebut. Pemerintah memproyeksikan potensi pergerakan wisatawan pada momentum libur ini mencapai sekitar 144 juta orang.
Sidang Kabinet Paripurna hari itu juga menjadi yang pertama digelar di Istana pada tahun 2026 dan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Presiden menegaskan bahwa meski kondisi global sedang bergejolak akibat perang di kawasan Timur Tengah, roda kehidupan termasuk sektor pariwisata tidak boleh terhenti. “Situasi secara garis besar masih bisa kita kendalikan. Ekonomi harus berjalan, rakyat harus tenang,” kata Prabowo.
Wamenpar Terjun Langsung ke Lapangan
Sejalan dengan instruksi Presiden, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa telah lebih dahulu bergerak turun ke sejumlah destinasi wisata di berbagai daerah. Pada Jumat (13/3/2026), Wamenpar meninjau langsung kesiapan Pantai Florida di kawasan Anyer, Kabupaten Serang, Banten, untuk memastikan tidak ada praktik pungutan liar menjelang libur panjang. “Tidak boleh ada kenaikan tarif yang berlebihan. Hal ini harus dipastikan agar masyarakat dan wisatawan benar-benar merasa aman dan nyaman saat berkunjung,” kata Ni Luh Puspa dalam keterangan resmi, Jumat (13/3/2026).
Sebelumnya, Wamenpar juga meninjau kesiapan destinasi di Bali pada 6 Maret 2026, mencakup kawasan Uluwatu, GWK Cultural Park, Pantai Melasti, dan Pantai Kuta. Pada 11 Maret 2026, Ni Luh Puspa meninjau destinasi wisata di Kota Batu, Jawa Timur, termasuk kawasan Jatim Park Group, dengan menekankan pentingnya kelaikan wahana dan standar keselamatan pengunjung. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti, menyampaikan pemerintah daerah bersama berbagai pihak telah menyiapkan 49 titik pemantauan yang setiap hari melaporkan kondisi terkini di lapangan, mulai dari pemantauan cuaca hingga jumlah kunjungan wisatawan.
Bebas Pungli Jadi Syarat Utama
Wamenpar Ni Luh Puspa menegaskan bahwa kenyamanan wisatawan bergantung pada terjaminnya destinasi dari praktik pungli dan kenaikan harga tidak wajar. Kementerian Pariwisata telah menerbitkan Surat Edaran Menteri kepada pemerintah daerah, asosiasi, dan pelaku usaha pariwisata untuk memastikan penyelenggaraan wisata yang aman, nyaman, dan bebas pungli selama libur Lebaran. Pada kawasan Anyer saja, pemerintah daerah menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 2 juta orang selama periode libur, sementara target kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia secara keseluruhan pada Januari 2026 telah mencapai 1,01 juta kunjungan.
www.geosiar.co.id

