Rumor Kematian Netanyahu Dibantah

GEOSIAR.CO.ID 18 Maret 2026 Penulis : ph@gseosiar.co.id

YERUSALEM, GEOSIAR.CO.ID -Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah keras rumor yang menyebutkan Netanyahu tewas dalam serangan rudal Iran. Pernyataan resmi tersebut dikeluarkan menyusul meluasnya klaim yang beredar di media sosial sejak awal Maret 2026, bersamaan dengan memanasnya konflik antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran.

“Ini adalah berita palsu; Perdana Menteri baik-baik saja,” demikian pernyataan Kantor Perdana Menteri Israel kepada kantor berita Anadolu Agency, Sabtu (15/3). Netanyahu sendiri merespons rumor itu dengan mengunggah dua video dirinya di sebuah kafe di Yerusalem, memperlihatkan kedua tangannya dan bercanda bahwa ia sangat ingin minum kopi.

Berawal dari Media Iran dan Klaim Enam Jari

Rumor kematian Netanyahu pertama kali disebarkan oleh Tasnim News Agency, media Iran yang berafiliasi dengan Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), sekitar (9/3). Klaim tersebut kemudian viral setelah sebuah klip di platform X ditonton lebih dari 8 juta kali, di mana Netanyahu terlihat seolah memiliki enam jari di tangan kanannya, memicu spekulasi bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan. Pengecekan fakta oleh Snopes, Newsweek, France24, dan Times of Israel menyimpulkan klaim enam jari tersebut hanyalah efek sudut kamera dan pencahayaan.

Muncul Kembali Setelah Konferensi Pers

Rumor kembali menguat setelah Netanyahu tidak terlihat secara publik selama beberapa jam saat terjadi pertukaran serangan rudal antara Iran dan Israel. Namun pada (12/3), Netanyahu tampil dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di platform X dan berbagai media internasional. Seorang pejabat senior Israel juga mengonfirmasi telah bertemu langsung dengan Netanyahu dan memastikan kondisinya baik-baik saja.

IRGC Akui Belum Berhasil

Di sisi lain, IRGC secara terpisah menyatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya mencari keberadaan Netanyahu dan berjanji untuk mengeksekusinya. Pernyataan tersebut justru secara tidak langsung mengonfirmasi bahwa Netanyahu belum berhasil dijangkau. Snopes, France24, dan Newsweek telah menetapkan klaim kematian Netanyahu sebagai informasi palsu berdasarkan bukti-bukti yang tersedia hingga (16/3).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *