SBY Beri Nama Tengah Putra Kedua AHY, Hanyokrokusumo Warisan Garis Mataram Islam

GEOSIAR.CO.ID 1 April 2026 Penulis : ph@gseosiar.co.id

JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID -Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan peran sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam pemberian nama putra keduanya. Bayi laki-laki yang lahir pada Sabtu, 29 Maret 2026, pukul 19.28 WIB itu diberi nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono, sebuah nama yang menyimpan jejak panjang Nusantara dan keterikatan keluarga pada nilai-nilai leluhur Jawa.

SBY Kembali Dipercaya Pilihkan Nama

AHY menyebut kelahiran anak keduanya terasa sangat istimewa mengingat jarak usia yang mencapai 17 tahun dengan anak pertama mereka, Almira Tunggadewi. “Bagi saya ini sesuatu yang juga spesial karena ini adalah anak kedua, tapi karena berjarak 17 tahun jadi seperti pertama kali semuanya,” katanya dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube Reyben Entertainment, Senin (30/3/2026). Ia mengaku menyerahkan sepenuhnya pemilihan nama tengah kepada SBY, sebagai bentuk penghormatan terhadap kebijaksanaan sang ayah.

“Jadi Hanyokrokusumo ini sebetulnya saya minta nama dari Pak SBY,” ujar AHY. Kebiasaan meminta nama dari SBY bukan yang pertama kali dilakukan pasangan AHY dan Annisa Pohan. Nama tengah anak pertama mereka, “Tunggadewi”, juga merupakan usulan langsung dari mantan Presiden ke-6 RI tersebut.

Makna Hanyokrokusumo: Jejak Sultan Agung Mataram

Nama Hanyokrokusumo merujuk pada Sultan Agung Hanyakrakusuma, penguasa Kesultanan Mataram Islam yang berkuasa pada abad ke-17 dan dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Nusantara. Sultan Agung tercatat dalam sejarah karena keberaniannya melawan kekuatan Belanda sekaligus perannya memperluas wilayah Mataram hingga mencakup sebagian besar Pulau Jawa. Pemilihan nama ini mencerminkan keinginan keluarga besar Yudhoyono agar Arjuna mewarisi semangat kepemimpinan dan keberanian leluhurnya.

AHY berharap sang putra tumbuh menjadi pribadi yang sehat jasmani dan rohani, berakhlak mulia, serta memberi manfaat bagi bangsa dan negara. Sementara itu, nama depan “Arjuna” merujuk pada tokoh ksatria dalam wiracarita Mahabharata yang melambangkan ketangkasan, integritas, dan dedikasi pada kebenaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *