Terpisah 16 Mil dari Lokasi Awal
Kepala Subbagian Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, membenarkan penemuan jasad korban dan identifikasinya. “Tim SAR gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia,” kata Rizky Dwianto, Kasubsi Siaga dan Operasi Basarnas Banten, kepada wartawan, Selasa (31/3/2026). Identifikasi dilakukan dengan mencocokkan ciri khusus berupa kalung dan gelang yang dikenakan korban, dan pihak keluarga memastikan jenazah tersebut adalah Dendi.
Dendi merupakan warga Kampung Cilangkap, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga setelah proses identifikasi di rumah sakit selesai.
Dua Selamat, Satu Hilang Sepekan
Peristiwa ini bermula pada Selasa, 24 Maret 2026, sekitar pukul 16.45 WIB. Tiga wisatawan, yaitu Afis (19), Dwi (23), dan Dendi Darmawan (22), sedang berenang di kawasan pantai lalu mengejar bola yang jatuh ke area tengah perairan. Mereka diduga terseret arus ombak saat berada di posisi tengah, dan dua orang berhasil diselamatkan sementara Dendi dinyatakan hilang.
Pencarian berlangsung selama sepekan penuh sebelum jasad Dendi akhirnya ditemukan jauh dari lokasi semula. Kawasan Pantai Kayakas Pulo Manuk dikenal memiliki ombak yang tidak menentu dan arus bawah laut yang kuat, terutama pada sore hari. Penemuan ini menutup operasi pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan dari berbagai unsur.