Yayasan JJBB: Dari Keprihatinan Sosial, Hadir untuk Mereka yang Paling Membutuhkan
GEOSIAR.CO.ID 14 Maret 2026 Penulis : ph@gseosiar.co.id
MEDAN, GEOSIAR.CO.ID -Yayasan Jangan Jemu Berbuat Baik (JJBB) hadir sebagai organisasi nirlaba yang bergerak di bidang pelayanan sosial dan pemberdayaan masyarakat Indonesia. Yayasan ini didirikan oleh Dr. Drs. Hendrik H. Sitompul, MM dan telah mendapat pengesahan sebagai badan hukum dari Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor AHU-0017558.AH.01.04 Tahun 2025.
Dengan semboyan “Jangan Jemu Berbuat Baik”, yayasan ini menjadikan kepedulian sosial sebagai landasan utama setiap programnya.
Sosok di Balik Yayasan JJBB
Hendrik H. Sitompul adalah tokoh publik Sumatera Utara yang memiliki rekam jejak panjang di bidang politik, akademik, dan dunia usaha. Ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kota Medan periode 2014–2019 dan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat periode 2019–2024, mewakili Daerah Pemilihan Sumatera Utara I yang meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Kota Tebingtinggi. Selain berkiprah di dunia politik, Hendrik juga aktif sebagai dosen dan pengusaha di bidang energi, serta menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum DPP Partai Demokrat.
Pada November 2025, Hendrik diwisuda sebagai doktor dari Program Pascasarjana Doktor Ilmu Administrasi Minat Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya, Malang. Sebagai pengusaha, Hendrik juga dikenal sebagai wajib pajak teladan melalui perusahaannya PT Cahaya Andhika Tamara, yang telah lima kali berturut-turut menerima penghargaan sebagai salah satu pembayar pajak terbesar di KPP Pratama Jakarta Matraman, Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Timur, terakhir pada Oktober 2024.
Lahir dari Keprihatinan terhadap Kondisi Sosial
Founder dan Ketua Pembina Yayasan JJBB, Hendrik H. Sitompul, mengatakan bahwa ide mendirikan yayasan ini lahir dari keprihatinan terhadap kondisi sosial di tengah masyarakat. “Masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan perhatian, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, maupun kesejahteraan sosial. Dari situlah muncul kerinduan untuk menghadirkan sebuah gerakan pelayanan yang nyata,” ujar Hendrik saat diwawancarai di Medan, Jumat (14/3/2026).
Menurutnya, nama “Jangan Jemu Berbuat Baik” bukan sekadar slogan, melainkan sebuah ajakan moral agar masyarakat tidak berhenti melakukan kebaikan. “Berbuat baik itu bukan soal besar atau kecilnya bantuan, tetapi tentang ketulusan hati. Kami ingin mengajak masyarakat untuk percaya bahwa setiap kebaikan, sekecil apa pun, dapat membawa harapan bagi orang lain,” katanya.
Tiga Program Unggulan untuk Masyarakat
Yayasan JJBB menjalankan tiga program utama yang menyasar kelompok rentan secara langsung. Program pertama adalah Donasi Tali Kasih, yang salah satu realisasinya berupa penyaluran bantuan kepada SLB C Karya Tulus Namu Pencawir pada 27 Desember 2025 sebagai bentuk kepedulian kepada anak-anak berkebutuhan khusus.
Program kedua adalah Pemberdayaan Masyarakat Miskin, yang bertujuan meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan kelompok masyarakat kurang mampu melalui berbagai intervensi sosial dan ekonomi yang terencana. Program ini dirancang agar penerima manfaat tidak hanya mendapat bantuan sesaat, tetapi juga memiliki kapasitas untuk memperbaiki kondisi hidupnya secara berkelanjutan.
Program ketiga adalah Pelayanan Keagamaan, yang mencakup bantuan renovasi rumah ibadah serta pembinaan keagamaan, khususnya bagi umat Katolik di Sumatera Utara. Program ini merupakan wujud nyata komitmen yayasan dalam mendukung kehidupan rohani masyarakat sekaligus memperkuat sarana peribadatan yang layak bagi umat. Ketiga program ini dirancang untuk berjalan secara terencana, berkelanjutan, dan kolaboratif melalui kerja sama lintas sektor.
Kehadiran yayasan ini mendapat sambutan positif dari penerima manfaat. Suster Verenanda SFD dari SLB C Karya Tulus Namu Pencawir menyampaikan apresiasinya melalui pesan tertulis usai menerima bantuan Tali Kasih. “Saya sangat terharu dan bangga. Dengan adanya Yayasan Jangan Jemu Berbuat Baik, memiliki nilai spiritualitas yang sangat tinggi. Jangan jemu berbuat baik, tersirat visi Yesus sendiri. Ada tersirat kerja nyata, jalan terus. Tidak pandang siapa dia, semua adalah saudara dan saudariku dalam kasih Tuhan,” tulis Suster Verenanda, Sabtu (27/12/2025).
Resmi Terdaftar sebagai Lembaga Kesejahteraan Sosial
Komitmen Yayasan JJBB terhadap tata kelola yang profesional juga terbukti dari keberhasilannya memperoleh Surat Tanda Daftar Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dari Pemerintah Kota Medan. Surat bernomor 400.10.4.4/0456 itu diterbitkan dan ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Khoiruddin, S.Sos, SE, MM, pada 19 Februari 2026, dan berlaku selama tiga tahun.
Dengan terbitnya surat ini, Yayasan JJBB resmi diakui sebagai mitra pemerintah dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Kota Medan, dengan prioritas pelayanan pada kelompok yang mengalami kemiskinan, ketunaan sosial, dan korban bencana.
Pengakuan resmi ini merupakan hasil dari proses panjang yang dimulai sejak 10 Januari 2026, mencakup penyusunan dokumen kelembagaan, tiga kali konsultasi dengan petugas Dinas Sosial Kota Medan, pengajuan berkas secara resmi, hingga verifikasi lapangan pada 3 Februari 2026.
Ketua Yayasan JJBB, Ir. Paskalis Sitompul, menyatakan bahwa tanda daftar ini menjadi landasan hukum yang kuat bagi yayasan untuk bergerak lebih luas. “Dengan adanya Surat Tanda Daftar LKS, yayasan dapat menjalankan berbagai program sosial secara lebih terstruktur serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan berbagai pihak,” ujar Paskalis.
Terbuka untuk Donasi dan Kerja Sama
Hendrik menegaskan bahwa yayasan terbuka bagi siapa saja yang ingin terlibat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. “Kami percaya bahwa perubahan sosial tidak bisa dilakukan sendirian. Karena itu kami mengajak masyarakat, relawan, dan para dermawan untuk bersama-sama menyalakan semangat kepedulian,” ujarnya.
Informasi lengkap mengenai program, struktur organisasi, dan dokumen legalitas yayasan dapat diakses melalui situs resmi yayasanjjbb.org, akun Instagram @yayasan_jjbb, atau surel office@yayasanjjbb.org. Hendrik berharap kehadiran Yayasan JJBB dapat menjadi wadah kolaborasi bagi berbagai pihak untuk menumbuhkan solidaritas sosial dan memperluas gerakan kemanusiaan.
“Harapan kami sederhana, semoga yayasan ini menjadi pengingat bahwa berbuat baik tidak pernah sia-sia, dan kita semua bisa menjadi bagian dari perubahan bagi sesama,” tutup Hendrik
www.geosiar.co.id

