Bangkit dari Posisi Sepuluh setelah Bendera Merah
Dalam balapan tersebut, Veda yang memulai lomba dari posisi keempat sempat menunjukkan performa menjanjikan dengan naik ke posisi tiga pada lap-lap awal, namun persaingan ketat membuatnya tersenggol pembalap lain hingga turun ke posisi tujuh, bahkan sempat melorot ke posisi sepuluh. Drama balapan terjadi ketika bendera merah dikibarkan pada lap ke-15 yang memaksa lomba dihentikan sementara akibat kecelakaan yang dialami David Almansa dari tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP. Setelah balapan diulang, Veda langsung tampil agresif dan pada lap terakhir berhasil melakukan manuver yang membawanya finis di posisi ketiga.
Ucapan Syukur untuk Indonesia
Veda berada di belakang dua pembalap CFMoto Aspar Team, Maximo Quiles di posisi pertama dan Marco Morelli di posisi kedua. “Luar biasa. Saya sempat kesulitan sebelum bendera merah dikibarkan, tetapi ini menjadi pencapaian terbesar saya sejauh ini,” kata Veda dalam wawancara setelah balapan, Minggu (22/3/2026). “Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, sponsor, serta keluarga yang menyaksikan dari Indonesia. Ini sungguh luar biasa,” ujarnya.
Hasil ini sekaligus memperbaiki capaian Veda pada seri pembuka Moto3 musim 2026 di Thailand, di mana ia finis di posisi kelima. Veda Ega Pratama merupakan pembalap muda asal Gunung Kidul, Yogyakarta, yang merupakan binaan Astra Honda Racing School.