Ibu dan Putrinya Korban Begal di Simpang Dobi Medan, Timoria Sitorus Kritis Dirawat di RS Siloam
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
GEOSIAR.CO.ID 12 Mei 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id
MEDAN , GEOSIAR.CO.ID —Seorang ibu bernama Timoria boru Sitorus mengalami luka kritis setelah menjadi korban pembegalan bersama putrinya, Indah boru Simangunsong, di Jalan KL Yos Sudarso, Simpang Dobi, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, Sabtu (9/5/2026) dini hari.
Aksi tiga pelaku menggunakan senjata tajam menyebabkan Timoria menderita luka serius pada wajah dan kini dirawat di RS Siloam Medan. Sepeda motor Honda Scoopy milik korban turut dibawa kabur pelaku.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.00 WIB ketika Timoria dan putrinya, Indah, hendak berbelanja kebutuhan dagangan ke Pasar MMTC di kawasan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy dari rumah mereka di Jalan M Basir, Kecamatan Medan Marelan.
Tiga orang pelaku yang berboncengan satu sepeda motor mendekati korban dari arah belakang. Lokasi kejadian berada di dekat bekas Pos Lalu Lintas Polsek Medan Labuhan.
Pelaku langsung memepet korban sambil mengancam menggunakan kelewang dan senjata tajam.
Saksi sekaligus tetangga korban, Pola Nainggolan, menuturkan kepada wartawan suasana saat ancaman dilontarkan pelaku.
“Mereka dipepet dari belakang oleh pelaku dan diancam, ‘turun kau kalau tidak kami bunuh kau’,” kata Pola Nainggolan saat dikonfirmasi wartawan, sebagaimana dilaporkan Medan Pos Online.
Timoria ditarik paksa dari atas sepeda motor hingga tersungkur ke aspal. Benturan keras menyebabkan wajah korban menghantam jalan, dengan luka serius pada bagian mata dan mulut.
Indah yang duduk di boncengan belakang dipukul dengan besi pada kaki kirinya hingga memar parah.
Setelah melumpuhkan kedua korban, para pelaku membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy milik mereka.
Timoria saat ini menjalani perawatan intensif di RS Siloam Medan. Indah dirawat di rumah karena luka pada kaki kirinya.
Keluarga korban menghadapi kendala biaya pengobatan menurut keterangan tetangga. Pola Nainggolan menjelaskan kondisi keluarga korban.
“Ibunya sekarang masih dirawat di rumah sakit, tapi keluarga juga terkendala biaya pengobatan. Kalau anaknya dirawat di rumah,” ungkap Pola sebagaimana dilaporkan Pengawal.id.
Kasus ini ditangani Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Labuhan di bawah Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai pengejaran terhadap para pelaku.
www.geosiar.co.id