Prabowo: Aset Danantara US$ 1.000 Miliar, Lampaui Qatar dan Singapura
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
GEOSIAR.CO.ID 18 Mei 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID — Presiden Prabowo Subianto menyatakan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) saat ini mengelola aset senilai US$ 1.000 miliar dan masuk dalam jajaran enam besar dana kedaulatan (sovereign wealth fund/SWF) dunia.
Klaim itu disampaikannya saat meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Prabowo menyebut posisi aset Danantara telah melampaui SWF milik Qatar, Arab Saudi, hingga Singapura, meski lembaga ini baru dibentuk pada Februari 2025.
“Kita punya sekarang dana kedaulatan. Sovereign Wealth Fund. Dana kedaulatan kita mungkin sekarang adalah keenam terbesar di dunia. Aset yang kita kelola sekarang US$ 1.000 miliar, aset yang kita kelola,” kata Prabowo, sebagaimana dilaporkan CNBC Indonesia melalui siaran YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo membandingkan usia Danantara dengan SWF negara lain yang sudah berdiri puluhan tahun. Ia menyebut Abu Dhabi Investment Authority dibentuk pada 1976, kemudian China membentuk SAFE Investment Company pada 1997 dan China Investment Corporation pada 2007, sementara Norwegia membentuk Government Pension Fund Global pada 1990.
“Kita bahkan di atas Qatar, di atas Arab Saudi, juga di atas Singapura. Jadi boleh juga ini negara kita ya,” ujar Prabowo dalam acara yang sama.
Prabowo optimistis hasil kerja Danantara baru akan terasa penuh dalam 10 hingga 20 tahun mendatang. Ia meminta generasi muda mencatat waktu pernyataannya tersebut sebagai pengingat.
Klaim aset Danantara senilai US$ 1.000 miliar bukan kali pertama disampaikan Prabowo. Pada acara Asosiasi Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo di ICE BSD, Tangerang, Kamis (28/8/2025), Prabowo memaparkan rincian aset Danantara sebesar US$ 1.042 miliar atau sekitar Rp 17.031 triliun, sebagaimana dilaporkan detikFinance.
Dalam paparan tersebut, Prabowo menempatkan Danantara di posisi kelima dunia dengan susunan Norway Government Pension Fund Global di puncak dengan aset US$ 1.740 miliar, diikuti China Investment Corporation US$ 1.330 miliar, SAFE Investment Company US$ 1.090 miliar, dan Abu Dhabi Investment Authority US$ 1.060 miliar.
Danantara diresmikan pada 24 Februari 2025 sebagai entitas yang mengonsolidasikan seluruh aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Lembaga ini mendapat pelimpahan kewenangan langsung dari Presiden untuk mengelola BUMN, termasuk dividen, restrukturisasi, pembentukan holding, hingga pemberian pinjaman dan pengagunan aset.
Undang-undang menetapkan modal awal Danantara minimal Rp 1.000 triliun yang bersumber dari penyertaan modal negara, baik dana tunai, barang milik negara, maupun saham BUMN.
Pendanaan awal (initial funding) dipatok pada US$ 20 miliar atau setara Rp 326 triliun yang akan diarahkan ke sektor energi terbarukan, industri hilir, manufaktur, dan ketahanan pangan.
www.geosiar.co.id