Mayat Terborgol Ditemukan Membusuk di Gedung Calon SPPG Kendal
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
KENDAL,GEOSIAR.CO.ID -–Donna Nuzulul Aditya (29) ditemukan tewas dalam kondisi membusuk dan tangan terborgol di lantai dua sebuah bangunan yang disiapkan menjadi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Donna diketahui telah meninggalkan rumah sejak Sabtu (26/9/2026) malam dan sempat dihubungi keluarganya sebelum telepon selulernya tidak lagi aktif.
Jasad Donna ditemukan pada Selasa (6/10/2026) pagi di bangunan kosong di tepi Jalan Pantura Kebonadem, Kecamatan Brangsong. Polisi memperkirakan korban telah meninggal lima hingga 10 hari sebelum ditemukan.
Kondisi korban saat ditemukan membuat polisi menduga Donna menjadi korban pembunuhan. Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut dan memburu pelaku.
Paman korban, Agus Dwi Nugroho Irianto, mengatakan Donna dikenal sebagai pribadi pendiam. Donna tinggal seorang diri, sementara orangtuanya tinggal di Metesih.
“Korban itu seperti anak saya sendiri karena tinggal sendiri di rumah. Orangtuanya tinggal di Metesih,” kata Agus, Rabu (7/10/2026).
Menurut Agus, Donna sudah menganggur sekitar satu hingga dua bulan sebelum ditemukan meninggal. Namun, korban tidak pernah bercerita kepada keluarga mengenai masalah yang sedang dihadapinya.
Sempat Menjawab Telepon Keluarga
Keluarga mulai panik setelah Donna tidak kunjung pulang sejak Sabtu malam.
Sekitar pukul 20.00 WIB, Donna diketahui pergi menggunakan sepeda motor Honda Vario dengan mengenakan jaket hitam
Pada Minggu (27/9/2026) malam, keluarga mendapat kabar mengenai kecelakaan di sekitar Pasar Pagi Kaliwungu, salah satu rute yang biasa dilalui Donna.
Keluarga kemudian menghubungi ponsel Donna untuk memastikan kondisinya.
Dalam panggilan tersebut, Donna masih sempat menjawab dan mengatakan dirinya berada di Desa Karangtengah, Kecamatan Kaliwungu.
Namun, sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 21.10 WIB, ponsel Donna sudah tidak dapat dihubungi.
“HP-nya sudah tidak aktif. Sejak dari situ kami coba hubungi Donna lagi, tapi tidak ada respons,” ujar Agus.
Keluarga kemudian mendapat kabar dari polisi bahwa Donna telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Pihak keluarga berharap polisi segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku.
“Harapan saya dan keluarga tentunya, polisi segera bisa menangkap pelakunya dan menghukum sesuai perbuatannya terhadap keponakan saya,” katanya.
Ditemukan Setelah Bau Busuk Tercium
Jasad Donna ditemukan setelah warga mencium bau tidak sedap dari bangunan tersebut.
Eko Mulyono, tukang parkir rumah makan yang berada tidak jauh dari lokasi, mengatakan bau busuk telah tercium sekitar dua hari sebelum jasad ditemukan.
Pada Selasa sekitar pukul 05.15 WIB, bau tersebut semakin menyengat sehingga Eko bersama sejumlah warga memeriksa bangunan kosong itu.
Mereka kemudian menemukan jasad Donna tergeletak di atas karpet di lantai dua. Tangan kiri korban dalam kondisi terborgol dan terikat pada teralis besi jendela.
“Saat masuk dan memeriksa bagian dalam bangunan, ada sesosok mayat di lantai dua. Kami lalu lapor ke Polsek Brangsong,” kata Eko.
Polres Kendal bersama Polsek Brangsong kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk menjalani autopsi.
Bangunan tempat korban ditemukan diketahui telah disewa untuk dijadikan SPPG sejak Februari 2026 dengan masa sewa empat tahun. Namun, hingga korban ditemukan, SPPG tersebut belum beroperasi.
Pemilik bangunan, Azka Aulia, mengatakan rumah tersebut sebelumnya sudah lama kosong. Penyewa melakukan renovasi pada Juli hingga Agustus 2026.
“Memang sebelumnya kosong tidak ditempati, tapi ini sudah dikontrak untuk SPPG,” kata Azka.
Menurutnya, bangunan tersebut telah dicat biru untuk persiapan operasional SPPG. Namun, tidak terdapat CCTV yang dapat merekam aktivitas orang yang keluar masuk bangunan.
Polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk mengungkap motif dan pihak yang bertanggung jawab atas kematian Donna.
