Bocoran Reshuffle Kabinet: Tiga Kepala Badan Diganti Senin, Menyusul Menlu hingga Menko PMK
GEOSIAR.CO.ID 27 April 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id
JAKARTA , GEOSIAR.CO.ID -Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan memulai perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih secara bertahap pada Senin (27/4/2026). Tahap pertama reshuffle akan menyasar tiga pos kepala badan, termasuk Kepala Kantor Staf Presiden, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, dan Kepala Badan Karantina Nasional.
Mantan Kepala Presidential Communications Office Hasan Nasbi disebut akan kembali masuk lingkaran istana dengan jabatan baru sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi.
Informasi rencana reshuffle bertahap tersebut bersumber dari beberapa pejabat di lingkungan istana yang identitasnya dirahasiakan. Laporan dirilis Katadata pada Minggu (26/4/2026) malam dan dikonfirmasi Tribunnews pada Senin pagi.
Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Jenderal TNI (Purnawirawan) Dudung Abdurachman disebut akan menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP). Posisi tersebut sebelumnya diduduki Muhammad Qodari sejak September 2025.
Qodari dikabarkan bergeser menjadi Juru Bicara Presiden sekaligus Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom). Pos Kepala Bakom saat ini ditempati Angga Raka Prabowo yang dilantik pada September 2025.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding kabarnya akan mengisi pos Kepala Badan Karantina Nasional. Karding sebelumnya menjabat Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia periode 2024-2025 sebelum dicopot pada reshuffle 8 September 2025.
Hasan Nasbi yang akan kembali masuk pemerintahan sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi adalah eks Kepala PCO. Hasan dicopot dari PCO pada 17 September 2025 ketika lembaga tersebut dibubarkan dan fungsinya dialihkan ke Bakom. Setelah dicopot, Hasan menjabat Komisaris Pertamina sejak September 2025.
“Reshuffle dilakukan bertahap, awalnya adalah kepala badan. Waktu pengumumannya kemungkinan besar pada Senin besok,” kata seorang sumber di lingkungan istana, sebagaimana dilaporkan Katadata pada Minggu (26/4/2026).
Hasan Nasbi menyatakan belum bisa mengonfirmasi kabar tersebut. Ia meminta publik menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
“Saya belum bisa mengonfirmasi. Kita tunggu pengumuman resmi saja,” ujar Hasan kepada Katadata pada Minggu (26/4/2026).
Reshuffle juga dikabarkan akan menyasar sejumlah kursi menteri pada tahap berikutnya. Informasi yang beredar menyebutkan kursi Menteri Luar Negeri, Menteri Pariwisata, hingga Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan termasuk dalam daftar yang akan diganti.
“Tapi reshuffle untuk menteri dan menko, Presiden akan melakukan dan mengumumkannya secara bertahap,” kata sumber yang sama dalam laporan tersebut.
Sekretaris Kabinet Mayor Infanteri Teddy Indra Wijaya sebelumnya merespons singkat saat ditanya wartawan soal isu reshuffle. Ia meminta publik menunggu pengumuman langsung dari Presiden.
“Tunggu saja. Nanti Bapak Presiden yang menceritakan,” ucap Teddy di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026), sebagaimana dilaporkan Kompas.
Mensesneg Prasetyo Hadi sebelumnya juga membantah adanya pembahasan reshuffle pada Rabu (8/4/2026). Pernyataan itu disampaikan setelah Prasetyo mendampingi Prabowo dalam acara Taklimat Nasional di Jakarta.
“Belum, belum sampai dibahas terkait reshuffle,” ujar Prasetyo singkat menjawab pertanyaan wartawan, sebagaimana dilaporkan Kaltengpos.
Sinyal pelaksanaan reshuffle terbaru muncul saat Prabowo memanggil Dudung Abdurachman ke Istana Merdeka pada Selasa (21/4/2026). Pertemuan tersebut secara resmi membahas dinamika geopolitik global dan situasi pertahanan keamanan nasional.
Reshuffle yang dikabarkan dilakukan Senin ini akan menambah daftar perombakan Kabinet Merah Putih. Sejak Prabowo dilantik pada 20 Oktober 2024, beberapa kali pergantian pejabat di kabinet telah berlangsung sepanjang 2025 hingga awal 2026.
Reshuffle terakhir berlangsung pada 5 Februari 2026 ketika Juda Agung dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan menggantikan Thomas Djiwandono.
Sebelumnya, Prabowo melakukan perombakan besar pada September 2025 yang menyasar lima menteri sekaligus, termasuk Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Menteri Keuangan, dan Menteri Koperasi.
www.geosiar.co.id

