MBG Dinilai Investasi Strategis, Bukan Beban Anggaran
Prabowo menuturkan program Makan Bergizi Gratis sangat penting untuk mengatasi persoalan stunting yang ia temui di berbagai daerah saat kampanye. “Anda enggak lihat anak-anak yang stunting. Saya lihat, saya kampanye sekian kali, saya di desa-desa. Saya lihat, saat ia bertanya kepada seorang anak, anak umurmu berapa? 11 tahun, badannya anak 4 tahun,” ujarnya.
Anggaran yang tidak disalurkan ke program Makan Bergizi Gratis dikhawatirkan rawan diselewengkan. “Saya akan bertahan sedapat mungkin. Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan,” katanya. Prabowo menegaskan pemerintah masih memiliki banyak ruang efisiensi di sektor lain. “Jadi jangan ke arah, ‘oke ada krisis nanti kita hentikan MBG’. Masih banyak cara lain yang kita bisa hemat,” kata dia.
Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun, MBG Tetap Jalan
Prabowo mengklaim dalam beberapa bulan pertama menjabat presiden, pemerintahannya berhasil menyelamatkan anggaran negara sekitar Rp308 triliun dengan menyelisik satu per satu pos belanja negara dan mengurangi pemborosan serta ketidakefisienan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan anggaran untuk program unggulan tidak akan dipotong sama sekali, sementara efisiensi difokuskan pada pos belanja yang dinilai kurang produktif. “Anggaran program unggulan tidak dipotong, sama sekali,” kata Airlangga dalam keterangan pers, Selasa (17/3/2026).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menambahkan kebijakan efisiensi anggaran tidak akan mengurangi program-program unggulan termasuk Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Rakyat, sementara pemerintah memilih mengurangi belanja yang dinilai kurang produktif.