Jisoo Blackpink Disebut Belum Kembalikan Gaun Pinjaman, Begini Jawaban Desainer Belgia

GEOSIAR.CO.ID 8 Mei 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id

JAKARTA , GEOSIAR.CO.ID -Desainer asal Belgia Benjamin Voortmans menarik kembali tudingan terhadap penyanyi grup Blackpink, Jisoo, terkait gaun rancangannya yang ia sebut belum dikembalikan tim sang idola usai dipinjam untuk pemotretan.

Pemilik label Judassime itu menyebut perselisihan tersebut sebagai kesalahpahaman setelah tim Jisoo kembali menghubunginya. Pernyataan klarifikasi disampaikan Voortmans melalui akun Instagram pribadinya pada awal pekan ini.

Voortmans mulanya mengkritik penyanyi berusia 31 tahun itu lantaran tiga koleksi terbarunya tidak kunjung dipulangkan setelah dipinjam tim Jisoo selama sekitar enam bulan untuk keperluan sampul album.

Sebagaimana dilaporkan WWD pada Selasa, 5 Mei 2026, Voortmans mengaku sempat mengirim faktur dan kontrak melalui jalur hukum, namun tidak mendapat respons.

Desainer yang berbasis di Antwerp itu menyatakan, ia menyebut nama Jisoo dalam unggahan awal karena penyanyi tersebut adalah figur sentral dari proyek pemotretan.

“Tentu saja, saya tidak mengenal semua orang di tim. Dan tanggapannya tidak jelas selama berbulan-bulan. Banyak perancang yang terlibat,” ujar Voortmans kepada WWD pada Selasa, 5 Mei 2026.

Ia kemudian mengunggah video penjelasan yang menegaskan bahwa penyebutan nama Jisoo dimaksudkan untuk mendapatkan respons dari tim, bukan menyerang sang artis. Voortmans memberi tahu pengikutnya bahwa tim Jisoo telah menghubunginya kembali dan persoalan sedang diselesaikan.

“Pertama-tama, saya rasa saya tidak pernah ingin membencinya sama sekali. Saya menyukai apa yang dia lakukan dan apa yang dia perjuangkan,” kata Voortmans dalam video Instagram, awal pekan ini.

Voortmans menyebut polemik tersebut sebagai kesalahpahaman besar antara dirinya dengan para penggemar di media sosial. Pendiri Judassime yang memulai labelnya pada 2020 itu juga mengaku tidak mendukung ujaran kebencian daring.

Reaksi keras penggemar terhadap Voortmans dinilai pendiri sekaligus presiden The Fandom Institute, Susan Kresnicka, sebagai gambaran nyata kekuatan basis penggemar K-Pop. Jisoo tercatat memiliki sekitar 80 juta pengikut di Instagram.

“Penggemar menyadari kekuatan yang mereka miliki dan mereka akan menggunakannya untuk membela idola mereka,” kata Kresnicka kepada WWD, Selasa, 5 Mei 2026.

Profesor pemasaran Universitas Emory, Michael Lewis, menambahkan bahwa fandom merupakan kelompok kolektif yang akan merespons keras setiap perselisihan yang menyentuh identitas mereka. Menurut Lewis, perselisihan kecil yang menjadi viral di media sosial dapat memicu gelombang reaksi besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *