BKN Belum Pastikan Jadwal CPNS 2026, Formasi CPNS Bisa Keluar Akhir Mei
GEOSIAR.CO.ID 16 Mei 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID —Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum memberikan kepastian jadwal pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026.
Plt Direktur Perencanaan Kebutuhan ASN BKN Muhammad Ridwan menyebut formasi untuk masing-masing instansi seharusnya bisa dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) pada akhir Mei 2026, dengan proses seleksi mulai berlangsung setelahnya.
Meski demikian, pernyataan tersebut belum menjadi kepastian bahwa pendaftaran CPNS akan dibuka pada Juni 2026.
Muhammad Ridwan menjelaskan bahwa timeline (lini masa) perencanaan kebutuhan ASN sudah berjalan sejak akhir Maret 2025.
“Pada akhir bulan Mei tahun ini, tahun 2026 mestinya formasi untuk masing-masing atau kebutuhan perencanaan kebutuhan atau formasi untuk masing-masing instansi itu bisa dikeluarkan oleh Menteri PAN RB dan proses seleksi ASN-nya bisa mulai berlangsung pada setelah itu, setelah bulan Mei, bulan Juni gitu,” kata Muhammad Ridwan dalam tayangan kanal YouTube #ASNPelayanPublik bertajuk “BKN Menyapa ASN Series ke-26”, dikutip Selasa (12/5/2026).
Analis SDMA Ahli Madya BKN Adi Fauzan Albantani menegaskan pemerintah masih dalam tahap penyusunan jadwal rekrutmen ASN 2026.
“Jadi, Bapak, Ibu sekalian, teman-teman bahwa sekarang pemerintah sedang menyusun jadwal ya untuk rekrutmen ASN tahun 2026 dan jadwal ini tentunya disesuaikan dengan banyak sekali hal-hal yang melibatkan proses pengadaan ASN tahun 2026,” ujar Adi Fauzan dalam live streaming (siaran langsung) yang sama.
Adi Fauzan menambahkan, pihaknya belum bisa memberikan jawaban pasti karena banyak instansi pemerintah masih mengajukan kebutuhan. Hasil pengajuan tersebut menjadi dasar BKN untuk memperkirakan jumlah formasi dan lini masa yang akan dibuka.
Menteri PAN-RB Rini Widyantini sebelumnya menyatakan pembukaan CPNS 2026 harus menunggu persiapan matang dari pemerintah, termasuk koordinasi dengan Menteri Keuangan terkait kesiapan anggaran.
“Kita sudah mengajukan kepada Menteri Keuangan mengenai kesiapan anggarannya begitu kan. Nggak bisa ujug-ujug kita umumkan, nggak bisa. Harus tahu kompetensinya,” kata Rini Widyantini di Gedung Kementerian PAN-RB, Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Rini juga menyampaikan tes CPNS akan difokuskan pada lulusan baru (fresh graduate). Hal ini disebut sejalan dengan kebutuhan mendesak untuk mengisi kekosongan jabatan akibat banyaknya ASN yang memasuki masa pensiun.
“Dan kami juga kan sudah menyediakan sekitar 160 ribu pensiun yang memang harus diisi,” ujar Rini Widyantini di lokasi yang sama, Selasa (24/2/2026).
Angka 160 ribu ASN yang pensiun pada 2025 menjadi salah satu dasar perhitungan kebutuhan formasi CPNS 2026.
Meski demikian, jumlah formasi yang dibuka tidak serta-merta sama dengan jumlah ASN yang pensiun. Pemerintah akan melihat kebutuhan dari segi kompetensi sebelum membuka tes.
www.geosiar.co.id

