Hendrik Sitompul Terpilih sebagai Dewan Pertimbangan DPC Hiswana Migas Tapanuli-Nias
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
MEDAN, GEOSIAR.CO.ID – Anggota DPR RI Periode 2019-2024 Dr. Drs. Hendrik H. Sitompul, MM terpilih sebagai Dewan Pertimbangan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Tapanuli-Nias dalam Musyawarah Cabang (Muscab) III yang digelar di Le Polonia Hotel & Convention, Medan, Senin (9/6/2026).
Pemilik O-Three Station di kawasan Bandara Internasional Kualanamu itu menegaskan Hiswana Migas memiliki tanggung jawab strategis dalam menjaga ketahanan energi bagi rakyat.
Muscab III tersebut dipimpin Ketua Organizing Committee (OC) Hanssen Tanakah dan Ketua Steering Committee (SC) Fazrin Wahyudi. Kegiatan dihadiri Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Sunardi, Ketua DPD I Hiswana Migas Sumatera Utara Razali Husein, serta Ketua DPC Hiswana Migas Tapanuli-Nias periode sebelumnya Joni Chuadri.
Hendrik Sitompul menegaskan Hiswana Migas merupakan wadah utama bagi para pengusaha sektor hilir minyak dan gas bumi untuk berhimpun dan mencari solusi bersama.
“Hiswana Migas adalah rumah besar pengusaha migas. Di organisasi inilah para pelaku usaha berhimpun, berdiskusi, dan mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan penugasan distribusi energi,” kata Hendrik Sitompul dalam Muscab III DPC Hiswana Migas Tapanuli-Nias di Medan, Senin (9/6/2026).
Hendrik Sitompul menegaskan keberadaan Hiswana Migas tidak hanya menyangkut kepentingan dunia usaha, tetapi juga menyentuh langsung hajat hidup masyarakat luas.
“Hiswana Migas tidak hanya berbicara tentang dunia usaha. Organisasi ini juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga ketahanan energi bagi rakyat. Anggota-anggota Hiswana Migas berada di garis depan dalam memastikan BBM dan LPG tersedia serta dapat diakses masyarakat,” ujar Hendrik Sitompul.
Hendrik Sitompul menilai tantangan distribusi energi yang kian kompleks menuntut sinergi kuat antara pengusaha, pemerintah, dan PT Pertamina agar penyaluran energi bersubsidi tetap berjalan aman dan tepat sasaran.
Ketua DPC terpilih Chandra Simamora menyoroti tekanan yang semakin berat dalam pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji (LPG) bersubsidi di tengah dinamika energi global.
“Dampak kenaikan harga keekonomian minyak dan LPG akibat krisis energi dunia yang dipicu oleh perang membuat disparitas harga antara subsidi dan non-subsidi semakin besar,” kata Chandra Simamora dalam forum yang sama, Senin (9/6/2026).
Chandra Simamora menyatakan kondisi tersebut menuntut para pengusaha penyalur bekerja lebih keras agar energi bersubsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
“Karena itu pengusaha harus menguras energi yang lebih besar untuk memastikan penyaluran benar-benar tepat sasaran sebagai tanggung jawab atas penugasan yang telah dipercayakan negara,” ujar Chandra Simamora.
Susunan lengkap pengurus DPC Hiswana Migas Tapanuli-Nias periode baru masih dalam proses finalisasi dan akan diumumkan setelah perembukan selesai.
