Asian Games 2026: PB Padel Indonesia Kirim Dua Pasangan Atlet, Jalani Pemusatan Latihan di Spanyol
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID – Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) memastikan akan mengirimkan dua pasangan atlet terbaik untuk berlaga pada ajang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Indonesia akan berpartisipasi pada dua nomor yang dipertandingkan, yakni ganda putra dan ganda putri, seiring debut olahraga padel sebagai cabang resmi di pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut.
Sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi, PBPI telah menyusun program pembinaan yang lebih intensif. Selain menjalani latihan di dalam negeri, para atlet terpilih akan mengikuti training camp di Spanyol, salah satu negara dengan tradisi dan level persaingan padel terbaik di dunia. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas teknik, strategi, serta pengalaman bertanding atlet Indonesia sebelum tampil di Asian Games.
Selama berada di Spanyol, para atlet tidak hanya menjalani sesi latihan bersama pelatih dan pemain berpengalaman, tetapi juga dijadwalkan mengikuti berbagai turnamen lokal. Mereka juga akan melakoni pertandingan uji coba melawan pemain-pemain yang berkompetisi di level internasional sebagai bagian dari proses adaptasi menghadapi persaingan yang lebih ketat. Program tersebut melibatkan delapan atlet, terdiri dari dua pasangan utama serta dua pasangan cadangan di sektor putra dan putri.
Ketua Umum PBPI, Galih Kartasasmita, menilai pemusatan latihan di Spanyol menjadi langkah strategis karena perkembangan padel di Asia berlangsung sangat pesat. Dengan berlatih di negara yang menjadi salah satu pusat olahraga padel dunia, para atlet Indonesia diharapkan memperoleh pengalaman bertanding yang lebih matang sekaligus meningkatkan daya saing menghadapi lawan-lawan dari negara lain.
Meski padel baru pertama kali dipertandingkan di Asian Games, PBPI tetap optimistis Indonesia mampu memberikan penampilan terbaik. Namun, organisasi tidak membebani atlet dengan target yang berlebihan mengingat persaingan akan diikuti negara-negara yang lebih dahulu berkembang dalam olahraga tersebut. Fokus utama adalah memberikan pengalaman bertanding di level multievent sekaligus membuka peluang untuk meraih prestasi membanggakan bagi Indonesia.
PBPI berharap persiapan yang matang, mulai dari seleksi atlet, pemusatan latihan, hingga pengalaman bertanding di luar negeri, dapat menjadi modal penting bagi tim Indonesia. Selain mengejar hasil maksimal di Asian Games 2026, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan prestasi padel Indonesia di berbagai ajang internasional serta memperkuat posisi Indonesia dalam perkembangan olahraga padel di kawasan Asia.
