AHY: Calon Perwira TNI Harus Pahami Geopolitik dan Tantangan Global
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
MAGELANG, GEOSIAR.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan calon perwira TNI tidak hanya dituntut menguasai kemampuan militer, tetapi juga memahami dinamika geopolitik, perkembangan ekonomi global, hingga tantangan pembangunan nasional.
Hal itu disampaikan AHY saat memberikan pembekalan kepada taruna dan taruni tingkat I, II, dan III Akademi Militer (Akmil) di Gedung Lily Rochly, kompleks Akmil Magelang, Sabtu (11/7/2026).
Menurut AHY, perwira TNI masa depan harus memiliki wawasan yang luas agar mampu menghadapi perubahan dunia dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa.
“Perwira TNI di masa depan harus memiliki perspektif yang luas terhadap berbagai perubahan dunia. Mereka perlu memahami peluang dan tantangan yang dihadapi Indonesia agar mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa,” ujar AHY.
Ia mengatakan tantangan yang dihadapi perwira TNI ke depan tidak lagi sebatas ancaman militer konvensional. Berbagai perkembangan global, seperti perubahan konfigurasi kekuatan dunia, persaingan rantai pasok, kompetisi teknologi, hingga perebutan sumber daya strategis, menjadi isu yang perlu dipahami.
AHY juga menilai Akademi Militer memiliki peran penting sebagai lembaga pendidikan yang membentuk calon perwira TNI Angkatan Darat melalui penguatan kepemimpinan, kemampuan intelektual, karakter, serta kesiapan fisik.
Menurutnya, Akmil selama ini konsisten mencetak prajurit yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Sementara itu, Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar mengatakan pembekalan tersebut diikuti taruna tingkat I, II, dan III.
Ia menjelaskan, taruna tingkat III akan menutup pendidikan pada 16 Juli 2026 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta. Selanjutnya, mereka dijadwalkan dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai perwira remaja TNI berpangkat Letnan Dua di Istana Negara pada 26 Juli 2026.
“Taruna tingkat III akan mengikuti penutupan pendidikan di Mabes TNI pada 16 Juli, kemudian dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 26 Juli dengan pangkat Letnan Dua,” kata Rano.
