Rumah Elite di Grand Polonia Medan Meledak, 3 Orang Tewas
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
MEDAN, GEOSIAR.CO.ID – Proses evakuasi korban ledakan rumah di Kompleks Grand Polonia, Jalan Perhubungan, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, masih terus berlangsung hingga Senin (20/7/2026) malam.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, berdasarkan informasi sementara, masih ada empat orang yang diduga terjebak di bawah reruntuhan bangunan.
“Di dalam masih ada empat orang, terdiri dari satu orang istri pemilik rumah dan tiga orang asisten rumah tangga (ART),” kata Calvijn di lokasi kejadian.
Ledakan yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu mengakibatkan rumah mewah bernomor 3B mengalami kerusakan parah. Tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Brimob Polda Sumatera Utara, Polrestabes Medan, TNI, serta Basarnas terus melakukan pencarian korban.
Sejumlah alat berat, termasuk ekskavator dan mobil tangga pemadam kebakaran, dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi. Petugas juga bekerja secara hati-hati karena kondisi bangunan dinilai masih rawan ambruk.
Lurah Suka Damai, Ibnu Fahreza, mengatakan rumah tersebut milik seorang warga berinisial CH yang saat kejadian sedang berada di Jakarta.
“Pemilik rumah berinisial CH. Posisinya tidak berada di Medan, tetapi sedang di Jakarta,” ujarnya.
Menurut Ibnu, rumah itu ditempati oleh orang tua pemilik, istri, anak-anak, serta para asisten rumah tangga dan telah dihuni keluarga tersebut sejak 2017.
Ia menjelaskan Kompleks Grand Polonia merupakan kawasan perumahan yang menggunakan utilitas bawah tanah, termasuk jaringan gas, listrik, dan fiber optik.
“Di sini gas menggunakan jaringan bawah tanah PGN. Listrik dan fiber optik juga ditanam di bawah tanah, sehingga tidak ada kabel yang menjuntai,” katanya.
Di lokasi kejadian, material bangunan tampak berserakan hingga mengenai rumah dan kendaraan di seberang jalan. Petugas juga memindahkan sejumlah kendaraan yang terdampak runtuhan balkon rumah.
Sementara itu, personel Gegana Brimob Polda Sumut melakukan penyisiran menggunakan alat pendeteksi gas untuk memastikan tidak ada kebocoran yang berpotensi memicu ledakan susulan.
Kapolrestabes Medan memastikan orang tua pemilik rumah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Namun, tim masih terus memastikan jumlah korban yang berada di dalam bangunan.
“Ada di dalam istri pemilik rumah, kemudian ada dua atau tiga ART lainnya. Informasi sementara ada tiga ART, tetapi kami masih memastikan apakah semuanya berada di dalam saat kejadian,” ujar Calvijn.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan aparat kepolisian bersama tim terkait, sementara proses pencarian korban terus dilakukan.
