Dugaan Korupsi MBG di Simalungun, SPPG Diperas Rp364 Juta
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
MEDAN, GEOSIAR.CO.ID –Dugaan penyelewengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Simalungun mencuat setelah puluhan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Rabu (22/7/2026).
Massa mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan korupsi, pemerasan, dan penyalahgunaan kewenangan dalam pelaksanaan program tersebut.
Aksi yang digelar Himpunan Masyarakat Anti Korupsi (HMAK) Sumatera Utara itu menyoroti dugaan pemerasan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh sebuah yayasan bernama Yayasan Harapan Baru.
Koordinator aksi, Nanda Maryadi Andarfo, menyebut nilai dugaan pemerasan mencapai Rp364 juta. Selain itu, pengelola SPPG juga diduga dibebani biaya sewa lahan sebesar Rp15 juta setiap bulan.
“Kami meminta Kejaksaan mengusut dugaan korupsi, pemerasan, dan penyalahgunaan kewenangan yang disebut berkaitan dengan pelaksanaan MBG,” kata Nanda dalam orasinya.
Dalam aksi tersebut, massa juga menyinggung dugaan keterlibatan sejumlah pejabat daerah. Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga, yang disebut menjabat sebagai Ketua Satgas MBG, diduga memiliki hubungan dengan pemilik Yayasan Harapan Baru.
Selain itu, HMAK meminta Kejaksaan memeriksa Wakil Ketua DPRD Simalungun berinisial BOR yang disebut diduga menjadi pemasok bahan makanan ke yayasan tersebut.
Massa mendesak seluruh SPPG yang berafiliasi dengan Yayasan Harapan Baru di Kabupaten Simalungun diperiksa untuk memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai aturan dan bebas dari praktik korupsi.
“Program MBG ini menyangkut gizi anak-anak. Karena itu harus transparan dan akuntabel. Jangan sampai ada praktik yang mencederai tujuan baik program ini,” ujar massa.
Hingga berita ini ditulis, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan massa maupun dugaan penyelewengan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Simalungun.
