AHY Janji Kawal Renovasi Sekolah di Seluruh Indonesia
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan akan mengawal langsung proses revitalisasi dan renovasi sekolah di berbagai daerah di Indonesia.
AHY juga akan mengecek berbagai hambatan yang menghambat pelaksanaan program tersebut di lapangan.
AHY mengatakan perbaikan sekolah menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak bagi para siswa.
“Saya akan mencoba kawal kalau ada hambatan-hambatan terkait dengan progres di lapangan,” kata AHY di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (26/7/2026).
Menurut AHY, pelaksanaan revitalisasi sekolah berada di bawah koordinasi Kementerian Pekerjaan Umum bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Sementara pembangunan Sekolah Rakyat menjadi tanggung jawab Kementerian Sosial.
“Yang di depan memang Kementerian Pekerjaan Umum bersama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kalau Sekolah Rakyat itu Kementerian Sosial,” ujarnya.
AHY menegaskan pemerintah ingin memastikan seluruh sekolah di Indonesia memiliki fasilitas yang memadai sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih baik.
“Jadi kami ingin memastikan bahwa semua sekolah pada akhirnya semakin layak, fasilitas dan dukungan yang seharusnya memang tersedia untuk semakin baiknya kegiatan belajar mengajar agar anak-anak kita juga bisa fokus,” katanya.
Ia memahami setiap daerah memiliki kebutuhan dan prioritas pembangunan yang berbeda. Namun, pemerintah akan tetap mengawal pelaksanaan renovasi sekolah agar berjalan sesuai target.
“Intinya kami akan terus mengawal proses revitalisasi, termasuk renovasi sekolah-sekolah di Indonesia di semua daerah,” tegas AHY.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah sorotan terhadap sejumlah sekolah yang mengalami kerusakan, di antaranya SD Negeri Tanggirejo di Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang kini sedang direvitalisasi.
Selain itu, terdapat SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09 di Jakarta yang dilaporkan telah dua tahun mengalami kerusakan akibat bangunan ambruk dan masih menunggu penyelesaian proses renovasi.
