AHY Ingatkan Demokrat Aceh Jaga Perdamaian dan Kawal Pemulihan Pascabencana
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
BANDA ACEH, GEOSIAR.CO.ID – Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengingatkan kader Demokrat di Aceh untuk terus menjaga perdamaian sekaligus mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Pesan itu disampaikan AHY secara virtual saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Aceh di Banda Aceh, Rabu (19/8/2026) malam.
AHY menegaskan, perdamaian Aceh merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dirawat. Menurutnya, perdamaian yang tercipta setelah konflik bukan sesuatu yang datang dengan sendirinya.
“Demokrat punya tanggung jawab moral untuk menjaga perdamaian di Aceh,” kata AHY.
AHY mengingatkan kembali perjuangan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam penanganan Aceh setelah tsunami 2004 hingga lahirnya perdamaian melalui MoU Helsinki.
Menurutnya, dinamika yang terjadi setelah perjanjian damai merupakan bagian dari proses yang harus terus dikawal bersama.
“Terus kita rawat dan ikhtiarkan, terlalu banyak darah, keringat dan air mata yang telah dicurahkan untuk menghadirkan perdamaian yang abadi di bumi Aceh, termasuk saya sendiri pernah menjalankan tugas di Aceh sebagai seorang perwira muda,” ujarnya.
Selain menjaga perdamaian, AHY meminta kader Demokrat ikut mengawal pemulihan Aceh setelah bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025.
Bencana tersebut, kata AHY, tidak hanya menimbulkan korban dan kehilangan anggota keluarga, tetapi juga merusak berbagai infrastruktur seperti jalan, jembatan, irigasi, rumah warga, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan hingga rumah ibadah.
Karena itu, proses rehabilitasi dan rekonstruksi harus dikawal agar mampu membangkitkan kembali kehidupan masyarakat sekaligus memulihkan perekonomian daerah.
“Kita tahu bencana yang dahsyat itu juga telah meluluhkan sektor-sektor ekonomi riil, pelaku UMKM, dan tentunya kita berharap ini bisa segera dipulihkan dan normalisasi semakin baik ke depan,” katanya.
AHY juga meminta kader Demokrat hadir di tengah masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendirian dalam menghadapi berbagai persoalan masyarakat.
“Pemerintah tidak mungkin sendirian, maka seluruh jajaran Demokrat baik itu struktur, terlebih para wakil rakyat, mari sekali lagi kita tunjukkan bahwa Demokrat hadir setiap saat untuk membantu masyarakat membutuhkan, bukan hanya hadir saat pemilu atau pilih keadaan saja,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, AHY juga mengajak kader Demokrat merapatkan barisan di tengah momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Ia berharap Demokrat dapat terus mendorong terwujudnya Indonesia yang semakin adil, berdaulat, sejahtera, demokratis dan berkelanjutan.
AHY mengatakan Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketidakpastian akibat dinamika global. Namun, pemerintah terus berupaya membangun bangsa melalui berbagai sektor.
“Pemerintah, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dan Demokrat juga menjadi bagian tidak terpisahkan dari kerja-kerja pemerintahan hari ini, kita terus berupaya fokus pada pembangunan bangsa di semua sektor, termasuk pembangunan infrastruktur dan kewilayahan di seluruh Indonesia,” demikian AHY.
