Polda Metro dan Kodam Jaya Siagakan Ribuan Personel Amankan 62 Aksi di Jakarta
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID – Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya menggelar apel kesiapan pelayanan masyarakat untuk memastikan keamanan dan kelancaran berbagai kegiatan yang berlangsung di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kamis (27/8/2026).
Polda Metro Jaya mencatat terdapat 62 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 18 kegiatan masyarakat lainnya yang berlangsung di sejumlah titik pada hari ini.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, sejumlah aksi penyampaian pendapat dijadwalkan berlangsung di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Silang Selatan Monas atau di seberang Gedung Danareksa, serta Taman Pandang Silang Monas.
“Menyampaikan pendapat merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Polri hadir untuk menjaga ruang demokrasi serta memastikan aspirasi dapat disampaikan secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab,” ujar Budi.
Selain aksi penyampaian pendapat, sejumlah kegiatan olahraga, pameran, seni dan hiburan, organisasi hingga produksi perfilman juga digelar di berbagai lokasi.
Beberapa agenda tersebut antara lain Piala Soeratin U-15 di Klender, International Battery Summit 2026 di JIExpo Kemayoran, Kejuaraan Nasional Karatedo Gojukai di GOR Ciracas, APKASI Otonomi Expo 2026 di ICE BSD City, serta Danantara Housing Expo 2026 di NICE PIK 2.
Untuk mengamankan kegiatan penyampaian pendapat di kawasan Gedung DPR/MPR RI, sebanyak 4.274 personel disiapkan. Personel lainnya ditempatkan di sejumlah lokasi sesuai kebutuhan untuk mendukung pengamanan dan pengaturan lalu lintas.
Budi mengatakan, personel yang bertugas diarahkan mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif dan humanis.
Rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan perkembangan serta kondisi di lapangan.
Polda Metro Jaya mengimbau peserta aksi untuk menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas dan menghormati hak masyarakat lain yang menggunakan ruang publik.
Masyarakat juga diminta tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi.
“Polri memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi sekaligus memastikan aktivitas publik tetap berjalan aman dan nyaman. Mari bersama-sama menjaga ruang demokrasi dengan tertib, damai, dan saling menghormati,” pungkasnya.
