Apple Luncurkan MacBook Neo Seharga USD 599, Analis Nilai Ancam Laptop Windows dan Chromebook

GEOSIAR.CO.ID 13 Maret 2026 Penulis : ph@gseosiar.co.id

JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID – Apple memperkenalkan MacBook Neo pada 4 Maret 2026 di New York dengan harga mulai USD599, atau USD499 bagi peserta program edukasi Apple, menjadikannya MacBook paling terjangkau yang pernah diproduksi perusahaan tersebut.

Laptop baru itu ditujukan bagi pelajar, usaha kecil, dan konsumen yang ingin menjajal MacBook tanpa harus mengeluarkan biaya besar. VP Pemasaran Produk Mac Apple Thomas Boger menyebut peluncuran ini mewujudkan keinginan lama perusahaan yang baru kini bisa direalisasikan. “Kami sudah lama ingin membuat MacBook yang jauh lebih terjangkau, tapi baru akhir-akhir ini situasinya sangat mendukung sehingga memungkinkan kami mewujudkannya,” kata Boger.

Pertama Gunakan Chip Seri-A, Portofolio MacBook Kini Lengkap Tiga Segmen

MacBook Neo menjadi MacBook pertama yang menggunakan chip seri-A, yakni A18 Pro yang juga dipakai pada iPhone 16 Pro. Boger menjelaskan pilihan chip itu menjadi salah satu kunci yang memungkinkan harga Neo jauh lebih rendah dibanding lini MacBook sebelumnya. “Jika Anda telah mengikuti evolusi prosesor seri-A, kinerjanya menjadi semakin bertenaga,” ujarnya.

Dengan spesifikasi penyimpanan 256GB (opsi 512GB) dan memori 8GB, Neo melengkapi portofolio MacBook yang kini mencakup tiga segmen. Apple juga memperbarui MacBook Air dengan chip M5 untuk pengguna yang mencari performa ekstra, serta MacBook Pro berspesifikasi chip M5 Pro dan M5 Max untuk kebutuhan profesional. Analis Evercore ISI Amit Daryanani menilai pembaruan portofolio ini memosisikan Apple untuk mengambil langkah ofensif di pasar PC secara lebih luas.

Analis: Apple Incar 25 Juta Siswa, Saingi Chromebook di Segmen Pendidikan

Managing Partner Deepwater Asset Management Gene Munster menyebut pasar pendidikan Amerika Serikat saja mencakup sekitar 25 juta siswa, dan harga edukasi Neo sebesar USD499 menjadikannya penantang kuat bagi Chromebook Google maupun laptop Windows murah yang selama ini mendominasi segmen tersebut. “Pasar ini, jika kita hanya mengambil contoh di AS saja, berjumlah sekitar 25 juta siswa. Tentu saja tak semuanya akan mendapatkan MacBook Neo, tapi ini adalah pelanggan-pelanggan baru bagi Apple,” kata Munster.

VP Perangkat Klien IDC Francisco Jeronimo menilai langkah Apple memasuki kisaran harga USD600 mencerminkan strategi untuk memperluas basis pengguna macOS dan bersaing lebih langsung dengan laptop Windows serta Chromebook di segmen pendidikan dan konsumen yang sensitif harga. Dengan menurunkan hambatan masuk ke Mac, Apple dinilai berpeluang menarik lebih banyak pengguna ke dalam ekosistem layanan dan perangkatnya, terutama para pelajar dan pembeli Mac untuk pertama kalinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *