Menteri Ekraf Teuku Riefky: Sportainment Motorsport Lahirkan Ekosistem Ekonomi Kreatif Baru

GEOSIAR.CO.ID 1 April 2026 Penulis : ph@gseosiar.co.id

JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID -Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, politisi Partai Demokrat, menyebut industri sportainment termasuk arena motorsport telah berkembang menjadi ekosistem ekonomi kreatif yang saling terhubung dan saling menguatkan. Pernyataan itu disampaikan Riefky pada peluncuran Tim Dewa United Motorsports musim 2026 di Entertainment District PIK 2, Tangerang, Banten, Selasa (31/3/2026).

Rantai Ekonomi di Balik Lintasan

Menteri Ekraf menegaskan bahwa olahraga balap bukan sekadar soal kecepatan di atas sirkuit. Di balik satu mobil yang tampil dalam satu sesi balapan, terdapat rantai ekonomi panjang yang melibatkan desain visual, produksi pernak-pernik, aktivasi merek, hingga konten digital yang dikonsumsi jutaan penonton. “Ketika olahraga, hiburan, dan kreativitas bertemu, dampaknya tidak berhenti di arena. Dampak tersebut meluas ke industri, komunitas, hingga membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan,” ujarnya.

Pemerintah mendorong modifikasi otomotif sebagai subsektor baru dalam Peta Jalan Ekonomi Kreatif Nasional untuk memperkuat fondasi industri secara jangka panjang. Langkah ini membuka ruang bagi pelaku kreatif di bidang desain karos, produksi aksesori, dan konten otomotif digital untuk mendapat pengakuan resmi dari negara.

Dewa United Perluas Divisi

Dalam peluncuran tersebut, Dewa United Motorsports mengumumkan perluasan partisipasinya ke enam divisi, meliputi slalom, gokart mesin dan elektrik, drift, touring, sprint, hingga rally. CEO Dewa United Motorsports Muliana Saleh menyatakan tim ini tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga berperan aktif membangun ekosistem motorsport Indonesia. “Kami ingin menjadi ekosistem yang mendorong lahirnya talenta dan peluang baru,” kata Muliana.

Sekretaris Jenderal KONI Pusat Lukman Djajadikusuma menilai langkah ini bagian dari penguatan pembinaan olahraga nasional yang semakin terintegrasi dengan industri kreatif. Ia menekankan perlunya kolaborasi hexahelix lintas sektor agar motorsport Indonesia tumbuh tidak hanya dari sisi prestasi, tetapi juga dari sisi nilai ekonominya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *