Anggota BPK RI Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah di Jagakarsa, Diduga dari Sisa Tiner Renovasi

GEOSIAR.CO.ID 10 Mei 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id

JAKARTA , GEOSIAR.CO.IDAnggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, Haerul Saleh, meninggal dunia akibat kebakaran yang melanda rumahnya di Perumahan Tanjung Barat Indah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026) pagi.

Api diduga berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi di lantai empat tempat ruang kerja korban berada. Haerul yang berusia 44 tahun ditemukan tidak sadarkan diri di ruang kerjanya setelah upaya penyelamatan oleh kerabat dan penjaga rumah tidak berhasil.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 07.35 WIB di rumah Haerul yang beralamat di Jalan Teratai Blok G8 RT 03 RW 02, Tanjung Barat. Saat kejadian, korban berada di ruang kerja lantai empat bersama beberapa kerabat dan pekerja yang sedang mengerjakan renovasi.

Penjaga rumah, Harpen (36), menuturkan kerabat korban yang ada di lantai empat sempat turun ke lantai bawah dan berteriak minta tolong setelah api membesar. Harpen mengira majikannya ikut keluar dari ruangan tersebut.

“Nah, si Alo sama Bang Anto (kerabat Haerul) tuh turun ke bawah teriak kebakaran. Nah, saya kira Bapak sudah keluar, ternyata Bapak belum keluar,” kata Harpen di lokasi kejadian, Tanjung Barat, Jumat (8/5/2026).

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengatakan asap hitam pertama kali terlihat warga mengepul dari bagian atas rumah. Laporan dari masyarakat masuk ke pemadam kebakaran sekitar pukul 07.53 WIB.

Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dan 48 personel dikerahkan ke lokasi. Operasi pemadaman dimulai pukul 08.07 WIB dan dinyatakan selesai pada 08.46 WIB.

“Diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah,” kata Asril dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi I Putu Yuni Setiawan, yang langsung memimpin olah tempat kejadian perkara, menyebut kerusakan terkonsentrasi di lantai empat. Ruang kerja Haerul hangus hampir sepenuhnya.

“(Kondisinya) hangus, sekitar 80 persen. Satu lantai, ruang kerja di lantai 4 saja,” kata I Putu Yuni di lokasi kejadian, Jumat (8/5/2026).

Korban sempat dilarikan ke RSUD Pasar Minggu untuk mendapatkan penanganan medis sebelum dinyatakan meninggal dunia.

BPK RI mengonfirmasi kabar duka tersebut melalui keterangan resmi pada hari yang sama. Almarhum disemayamkan di rumah duka Jalan Kartika Utama, Jakarta Selatan, sebelum dimakamkan di kampung halamannya, Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Haerul Saleh menjabat sebagai Anggota IV BPK RI sejak 19 April 2022. Anggota IV BPK bertugas memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara di bidang pangan, sumber daya alam, dan infrastruktur, serta memimpin Auditorat Utama Keuangan Negara IV (AKN IV).

Sebelum bergabung di BPK, pria kelahiran Kolaka itu adalah anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra periode 2014-2022 yang bertugas di Komisi XI dan mewakili daerah pemilihan Sulawesi Tenggara.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyampaikan dukacita mendalam atas kepergian rekan separtainya tersebut.

“Iya. Saya sangat kaget dan sangat berduka. Beliau salah satu sahabat saya. Sebelum Pemilu 2014 satu kamar saat pelatihan kaderisasi Gerindra. Beliau sangat baik, selalu tanya saya apa yang bisa beliau bantu. Beliau anak muda yang cerdas, wafat di usia baru 43 tahun,” kata Habiburokhman saat dimintai konfirmasi terkait kabar wafatnya Haerul, Jumat (8/5/2026).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga menyampaikan duka cita atas wafatnya Haerul melalui pernyataan resmi di Jakarta pada hari yang sama. Amran menyebut langsung menuju rumah sakit setelah menerima kabar tersebut.

Petugas keamanan rumah korban kepada Tempo menyebut ada tamu yang berada di rumah saat kejadian dan sudah diperiksa polisi, sebagaimana dilaporkan Tempo.co. Kepolisian masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *