Rhoma Irama Sebut Habib Rizieq Berbahaya bagi Bangsa

GEOSIAR.CO.ID 10 Mei 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id

JAKARTA , GEOSIAR.CO.IDMusisi senior Rhoma Irama melontarkan kritik keras kepada Imam Besar Front Persaudaraan Islam, Habib Rizieq Shihab, terkait tudingan Rizieq yang menyebut Presiden Prabowo Subianto bersikap fasis dan rasis.

Rhoma menilai Rizieq sebagai sosok yang berbahaya bagi agama dan bangsa, serta balik mempersoalkan praktik larangan menikah lintas kelompok di kalangan Ba’alawi yang ia sebut sebagai bentuk rasisme. Pernyataan tersebut disampaikan Rhoma melalui video di akun Instagram pribadinya pada Jumat (8/5/2026).

Polemik bermula dari pidato Presiden Prabowo Subianto (Partai Gerindra) yang mempersilakan pengkritiknya “kabur ke Yaman” sebagaimana dilaporkan Tribun-Medan.com.

Pernyataan itu kemudian direspons Habib Rizieq Shihab, yang menyebut Prabowo bersikap fasis dan rasis melalui video di kanal YouTube OfficialIslamicBrotherhoodTV.

“Tapi kalau bapak presiden terus mengulangi, terus ingin menjadikan orang-orang Yaman sebagai musuh, ya kami siap saja pak,” kata Rizieq dalam tayangan video tersebut, sebagaimana dilaporkan Suara.com pada Senin (4/5/2026).

“Enggak, kami enggak mundur. Kami enggak takut siapapun akan kami lawan yang menyebarluaskan sikap rasis, fasis, benci dengan kesukuan kurang ajar,” lanjut Rizieq.

Pernyataan itulah yang kemudian dijawab Rhoma melalui unggahan video di Instagram @rhoma_irama berdurasi kurang dari dua menit.

Rhoma menilai pidato Presiden tentang Yaman menunjukkan keresahan publik soal isu nasab telah sampai ke pusat kekuasaan.

“Ini satu indikasi bahwa isu nasab yang meresahkan umat, meresahkan bangsa, telah sampai ke istana,” kata Rhoma Irama dalam video di akun Instagram pribadinya, Jumat (8/5/2026).

Rhoma kemudian membalik tudingan rasisme yang dilontarkan Rizieq kepada Presiden. Pelantun lagu “Begadang” itu mempersoalkan adanya larangan bagi perempuan keturunan Ba’alawi untuk dinikahi pribumi.

“Yang rasis Prabowo apa Ba’alawi? Buktinya mana Ba’alawi itu rasis. Perempuan-perempuan Ba’alawi haram dinikahi oleh pribumi. Ini rasis pakai banget!” kata Rhoma dalam video yang sama.

Ia juga menanggapi pernyataan Rizieq sebelumnya yang menyebut bangsa Indonesia harus berterima kasih kepada kaum Ba’alawi. Bagi Rhoma, logika itu terbalik dan justru pendatang yang seharusnya bersyukur dapat hidup di Indonesia.

“Eh elu Ba’alawi harusnya terima kasih kepada Indonesia. Kalian tinggal di sini, Masya Allah. Negeri yang gemah ripah loh jinawi. Coba ente tinggal di Yaman, Tarim,” kata Rhoma dalam video tersebut.

Pada bagian akhir video, Rhoma menyindir Rizieq sebagai aktor antagonis dan menyebutnya berbahaya bagi agama maupun bangsa.

“Dia jago memutarbalikkan fakta, Rizieq Shihab. Ini aktor nih orang. Aktor bener-bener, cuman aktor antagonis,” kata Rhoma dalam video di Instagram pribadinya, Jumat (8/5/2026).

Polemik antara Rhoma Irama dan Rizieq Shihab terkait isu nasab Ba’alawi sudah berlangsung sejak 2024. Saat itu, Rhoma melalui siniarnya meragukan ketersambungan nasab kalangan habib keturunan Ba’alawi ke Nabi Muhammad dan mendorong tes DNA, sebagaimana dilaporkan Republika.co.id. Rizieq saat itu membalas dengan mengingatkan Rhoma untuk tidak menebar fitnah.

Hingga berita ini ditulis, belum ada respons resmi terbaru dari Habib Rizieq Shihab terhadap pernyataan Rhoma pada 8 Mei 2026. Kolom komentar unggahan Rhoma di Instagram diramaikan beragam pendapat, baik yang mendukung maupun yang menyayangkan ketegangan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *