Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Tetapkan 45 Kawasan Prioritas Revitalisasi, Poso dan Merauke Jadi Unggulan
GEOSIAR.CO.ID 11 Mei 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id
JAKARTA , GEOSIAR.CO.ID –Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara yang juga kader Partai Demokrat menetapkan 45 kawasan transmigrasi sebagai prioritas program revitalisasi tahun 2026.
Kawasan transmigrasi di Poso, Sulawesi Tengah, dan Merauke, Papua Selatan, masuk dalam daftar unggulan karena dinilai memiliki potensi besar di sektor pangan, hortikultura, dan hilirisasi komoditas. Pernyataan tersebut disampaikan Iftitah Sulaiman saat dihubungi di Jakarta, Jumat (8/5/2026).
Iftitah menyatakan penentuan wilayah prioritas tersebut mengacu pada arahan Presiden Prabowo Subianto serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang disusun Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.
“Contohnya seperti kawasan transmigrasi di Poso dan Merauke yang menjadi prioritas nasional karena memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor pangan, hortikultura, hilirisasi komoditas unggulan, serta penciptaan pusat pertumbuhan ekonomi baru,” kata Iftitah Sulaiman Suryanagara saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (8/5/2026).
Iftitah menuturkan terdapat arahan khusus dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono untuk memperkuat seluruh wilayah transmigrasi yang berjumlah 154 kawasan di Indonesia. Setiap daerah dinilai memiliki peran strategis dalam pemerataan ekonomi nasional.
Untuk tahun anggaran 2026, Kementerian Transmigrasi memilih memfokuskan program revitalisasi pada 45 kawasan prioritas terlebih dahulu sebelum diperluas ke wilayah lainnya.
Program revitalisasi tersebut tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur, tetapi juga penguatan ekonomi kawasan, penyelesaian persoalan lahan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pengembangan konektivitas dengan pasar nasional maupun global.
“Transmigrasi hari ini bukan lagi soal perpindahan penduduk, tetapi bagaimana mengintegrasikan potensi kawasan dengan investasi untuk menciptakan kebangkitan ekonomi lokal,” ujar Iftitah.
Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Transmigrasi, program revitalisasi 45 kawasan prioritas menjadi salah satu prioritas nasional dalam RPJMN 2025-2029. Pemerintah menargetkan kawasan transmigrasi yang modern, produktif, dan berkelanjutan agar mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus membuka lapangan kerja.
Di Poso, pemerintah pada tahun 2026 juga menjalankan program Transmigrasi Lokal dengan rencana penempatan 15 kepala keluarga di kawasan Torire. Program serupa juga digelar di Batam, Kepulauan Riau, untuk 100 kepala keluarga, dan Halmahera Tengah, Maluku Utara.
Kementerian Transmigrasi menjalankan lima program unggulan yang dikenal dengan 5T, yakni Transmigrasi Tuntas, Transmigrasi Patriot, Transmigrasi Lokal, Transmigrasi Gotong Royong, dan Transmigrasi Karya Nusa.
www.geosiar.co.id

