Menteri PKP Maruarar Sirait Siapkan Lahan 5 Hektare untuk Kota Baru di Kabupaten Tangerang

GEOSIAR.CO.ID 14 Mei 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id

JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID —Pemerintah menyiapkan lahan sekitar 4,5 hingga 5 hektare di Kabupaten Tangerang sebagai lokasi awal pengembangan kota baru bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah.

Lahan tersebut merupakan rekomendasi Menteri Hukum dan menjadi salah satu dari rencana sepuluh kota baru di Indonesia.

Hal ini disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait seusai pertemuan dengan Direktur Utama Bank Syariah Nasional (BSN) Alex Sofjan Noor di Menara Bank Tabungan Negara, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Maruarar, yang akrab disapa Ara, menjelaskan bahwa lokasi detail proyek masih menunggu hasil survei lapangan yang dilakukan Satuan Tugas Perumahan bersama tim teknis.

“Menteri Hukum sudah menyiapkan tanah sekitar 4,5-5 hektare di Tangerang, nanti Kabupaten Tangerang,” ujar Maruarar Sirait di Menara BTN, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Kota baru tersebut akan menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), masyarakat berpenghasilan menengah, serta masyarakat berpenghasilan tanggung.

Fasilitas yang akan dibangun mencakup hunian, sarana pendidikan, kesehatan, tempat ibadah, dan olahraga.

“Kota itu nanti bisa untuk yang MBR, untuk juga yang menengah. Dan juga fasilitas pendidikan, kesehatan, tempat ibadah, olahraga dan sebagainya,” kata Maruarar Sirait di Menara BTN, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Sepuluh lokasi kota baru yang telah dipetakan pemerintah meliputi Tangerang, Bogor, Batang, Deli Serdang, Kubu Raya, sejumlah titik di Jawa Timur, dan beberapa daerah lainnya.

Data tersebut sebelumnya disampaikan Maruarar seusai pertemuan dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid pada April 2026.

Maruarar mengajak BSN ikut membiayai pengembangan kota baru tersebut. BSN akan mendukung dari sisi kredit pemilikan rumah (KPR), termasuk pembiayaan rumah tapak dan rumah susun subsidi.

Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor menyebut proyek kota baru di Kabupaten Tangerang sebagai proyek besar yang akan digarap perseroan. Ia menyatakan persiapan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan telah berjalan.

“Proses KUR Perumahan akan dijalankan oleh Bank BSN. Persiapannya sudah sangat matang. Nanti juga ada langkah untuk rumah tapak dan rumah susun subsidi yang aturannya sudah dikeluarkan,” kata Alex Sofjan Noor di Menara BTN, Jakarta, Rabu (13/5/2026), sebagaimana dilaporkan Merdeka.com.

Tahun ini Bank BSN menargetkan penyaluran KPR subsidi sebanyak 73.700 unit, naik dari realisasi 2025 sebesar 59.463 unit.

Hingga akhir April 2026, perseroan menempati posisi kedua secara nasional dengan pangsa pasar KPR subsidi 23,4 persen.

Pada segmen perbankan syariah, BSN memimpin dengan pangsa pasar KPR subsidi syariah mencapai 84 persen atau setara 16.523 unit.

Maruarar juga menyampaikan pemerintah sedang menyiapkan simulasi tenor KPR panjang hingga 40 tahun. Skema itu ditujukan terutama bagi pekerja muda, seperti pegawai negeri sipil (PNS), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Polri yang baru memulai karier.

Langkah ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto (Partai Gerindra) untuk menjalankan program perumahan yang berpihak kepada rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *