Warga Medan Serbu Toko Genset di Jalan Pandu, Harga Genset Rp 4 Juta Imbas Blackout
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
GEOSIAR.CO.ID 24 Mei 2026 Penulis : ph@geosiar.co.id
MEDAN, GEOSIAR.CO.ID —Pemadaman listrik yang berlangsung berjam-jam di Kota Medan membuat toko mesin generator set (genset) di Jalan Pandu diserbu warga.
Mereka berbondong-bondong membeli genset sebagai pasokan listrik cadangan di rumah. Serbuan terjadi setelah blackout Sumatera Bagian Utara melumpuhkan aktivitas warga sejak Jumat (22/5/2026) sore hingga Sabtu (23/5/2026).
Lonjakan permintaan ikut mengerek harga genset. Seorang pembeli asal Delitua, Dedy, menyebut harga unit yang dibelinya berkisar Rp 4 juta.
Dedy mengaku terganggu oleh pemadaman dan khawatir gangguan akan berlangsung lama.
“Saya takut listrik akan lama pulih dan memilih siap sedia untuk berjaga-jaga. Listrik begitu penting, kita membutuhkan listrik untuk menerangi rumah, menyalakan kulkas agar bahan makanan tidak busuk, dan mengisi daya baterai handphone,” kata Dedy kepada detikSumut, Sabtu (23/5/2026).
Ia menegaskan pembelian genset menjadi kebutuhan mendesak bagi rumah tangganya.
“Mau tidak mau, mesin genset harus dibeli karena sangat dibutuhkan. Untuk harganya tadi berkisar Rp 4 jutaan,” ujarnya.
Menurut Dedy, kondisi rumah dan permukiman di sekitar Delitua gelap gulita selama pemadaman. Suhu udara di rumahnya terasa sangat panas karena kipas angin dan pendingin ruangan tidak dapat dinyalakan.
PT PLN (Persero) menyebut pemadaman dipicu gangguan pada jalur transmisi tegangan tinggi 275 kilovolt ruas Muara Bungo-Sungai Rumbai di Provinsi Jambi, yang diduga dipengaruhi faktor cuaca.
Gangguan membuat sistem Sumatera Bagian Utara terpisah dari Sumatera Bagian Tengah sehingga terjadi padam total di wilayah utara. PLN memperkirakan pemulihan sistem membutuhkan waktu enam hingga delapan jam, bergantung kondisi lapangan.
www.geosiar.co.id