SBY: Pembangunan Berkelanjutan Harus Dibangun Lewat Kolaborasi
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
3 Juni 2026, ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID —Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan pembangunan berkelanjutan tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah, dunia usaha, atau lembaga keuangan semata. Menurutnya, kolaborasi menjadi faktor utama dalam menentukan masa depan pembangunan global.
Pernyataan itu disampaikan SBY saat menjadi pembicara utama dalam The 4th Proficient Conference 2026 yang berlangsung di Institut Perbanas, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
“Masa depan pembangunan berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tidak hanya oleh korporasi, dan tidak hanya oleh lembaga keuangan. Masa depan akan dibentuk oleh kolaborasi,” kata SBY.
SBY mengatakan pembangunan berkelanjutan bukan sekadar slogan, melainkan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui kebijakan, strategi ekonomi, dan kerja sama lintas sektor.
“Pembangunan berkelanjutan bukanlah sekadar slogan. Ia adalah tanggung jawab moral, pilihan politik, strategi ekonomi, dan investasi jangka panjang bagi masa depan umat manusia,” ujarnya.
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu juga mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali semangat kerja sama dan multilateralisme di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks.
“Kita harus menghidupkan kembali semangat kolaborasi, kebersamaan, dan multilateralisme. Inilah alasan mengapa konferensi seperti Proficient 2026 menjadi sangat penting,” kata SBY.
Forum internasional tersebut mengangkat tema “Integrity-Driven Innovation: Reimagining Business, Finance, and Digital Transformation for Sustainable Development”. Kegiatan itu mempertemukan akademisi, pelaku industri, sektor keuangan, dan pemerintah untuk membahas pembangunan berkelanjutan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Rektor Institut Perbanas Hermanto Siregar mengatakan tema konferensi dipilih karena inovasi dan transformasi hanya dapat berjalan berkelanjutan jika dibangun di atas fondasi integritas.
Menurut Hermanto, perkembangan teknologi dan lahirnya model bisnis baru harus diimbangi dengan pengelolaan risiko yang baik agar mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
www.geosiar.co.id
