Wamen Ossy Dermawan Minta Pelayanan Kantor Pertanahan Harus Cepat dan Akurat
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
3 Juni 2026, ph@geosiar.co.id
BANJARBARU, GEOSIAR.CO.ID —Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan meminta seluruh Kantor Pertanahan (Kantah) meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan menghindari antrean panjang di loket pelayanan.
Pesan tersebut disampaikan Ossy saat meninjau langsung pelaksanaan Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) di Kantah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Menurutnya, pelayanan pertanahan yang baik harus cepat, akurat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Yang harus kita hindari, masyarakat menunggu terlalu lama (di loket) semisal terjadi penumpukan antrean. Ini menjadi perhatian bagi para manajer loket jika terlihat adanya penumpukan, harus juga punya rencana seperti apa,” kata Ossy Dermawan saat meninjau PELATARAN di Kantah Kota Banjarbaru.
Dalam kunjungan tersebut, Ossy memantau langsung proses pelayanan yang berlangsung pada akhir pekan dan berdialog dengan petugas yang bertugas di loket pelayanan.
Menurut dia, masyarakat menginginkan pelayanan pertanahan yang cepat dan akurat, namun tetap mengedepankan ketelitian serta kepatuhan terhadap aturan hukum.
Ossy juga menyoroti upaya percepatan penyelesaian berkas pertanahan yang dijalankan Kementerian ATR/BPN sejak kuartal IV tahun 2025. Program tersebut terus dipantau secara berkala oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid melalui rapat pimpinan rutin.
Ia mengatakan sejumlah daerah telah menunjukkan tren positif dalam penyelesaian berkas pertanahan. Meski demikian, seluruh jajaran diminta tetap bekerja teliti dan menjaga kualitas pelayanan.
“Dari Oktober 2025 kita berusaha kejar penyelesaian berkas dan akhirnya kita bisa tekan. Untuk saat ini, kita terus selesaikan berkas yang ada, kerja teliti dan akurat karena kita tahu jika satu BPN jelek maka semua dianggap jelek. Maka kita upayakan bekerja dengan baik,” ujar Ossy.
Ossy menegaskan perbaikan layanan pertanahan harus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Upaya tersebut, menurut dia, bertujuan menghadirkan pelayanan yang profesional, empatik, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Hal ini yang terus berusaha dilakukan oleh Pak Menteri di tingkat pusat, Kepala Kantor Wilayah di tingkat provinsi, dan juga Kepala Kantah di tingkat kota/kabupaten, bagaimana agar Kepala Kantah menghadirkan satu pelayanan yang melayani masyarakat sepenuh hati, penuh empati, tapi juga profesional,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ossy juga menyerahkan dua sertipikat tanah kepada warga Kota Banjarbaru yang memanfaatkan layanan PELATARAN pada akhir pekan.
www.geosiar.co.id
