Wanita Penjual Emas Palsu Mengaku Sudah Beraksi di 20 Toko Emas di Tangsel
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID – Seorang wanita berinisial HCTW (20) yang diduga menjual emas palsu di sejumlah toko emas di Tangerang Selatan kini diamankan polisi. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku telah menjalankan aksinya di sekitar 20 toko emas di wilayah tersebut.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengatakan pengakuan tersebut masih bersifat sementara dan akan didalami melalui proses penyelidikan lebih lanjut.
“Berdasarkan pengakuan, yang bersangkutan sudah menjual atau melakukan kegiatan ini di 20 toko emas di daerah Tangerang Selatan. Namun, pengakuan ini masih akan kami lakukan pendalaman,” ujar Bambang kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).
Menurut Bambang, setiap kali beraksi HCTW diduga menawarkan emas palsu dengan berat sekitar 20 gram. Polisi masih menyelidiki lebih lanjut jenis emas yang digunakan dalam aksi tersebut.
Kasus ini terungkap setelah upaya HCTW menjual emas di sebuah toko emas di Pamulang gagal. Penjaga toko mengenali ciri-ciri pelaku yang sebelumnya terekam kamera pengawas (CCTV) saat diduga melakukan aksi serupa di toko emas lain di kawasan Ciputat.
Kedua toko emas tersebut diketahui berada dalam satu jaringan manajemen. Setelah menerima informasi dari toko di Ciputat, petugas toko di Pamulang diminta meningkatkan kewaspadaan apabila pelaku kembali datang.
“Saat pelaku datang ke toko di Pamulang, pegawai merasa wajahnya mirip dengan orang yang sebelumnya terekam CCTV di toko Ciputat. Setelah dikonfirmasi, identitasnya sesuai sehingga langsung diamankan dan diserahkan ke polisi,” jelas Bambang.
Polisi menyebut dugaan aksi penjualan emas palsu di toko emas Ciputat terjadi sekitar Juni 2025. Setelah kejadian tersebut, pihak toko telah membuat laporan resmi kepada kepolisian.
Saat ini HCTW masih menjalani pemeriksaan di Polsek Ciputat Timur. Polisi juga terus mengembangkan penyelidikan untuk memverifikasi pengakuan pelaku mengenai dugaan aksinya di sejumlah toko emas lain serta mengidentifikasi kemungkinan adanya korban tambahan. Penyidik mengimbau para pemilik toko emas yang merasa pernah menjadi korban dengan modus serupa agar segera melapor guna membantu proses penyelidikan. Seluruh dugaan dalam perkara ini masih menunggu pembuktian lebih lanjut sesuai proses hukum yang berlaku
