AHY Minta Investor Jangan Dipingpong: Jangan Dibuat Susah
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
JAKARTA, GEOSIAR.CO.ID – Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyoroti birokrasi yang masih dinilai menyulitkan investor dalam mengurus perizinan investasi di Indonesia.
AHY meminta pemerintah dari tingkat pusat hingga daerah memberikan kepastian dan tidak membuat investor harus berpindah-pindah meja ketika mengurus berbagai kebutuhan investasi.
Hal itu disampaikan AHY saat menjadi pembicara dalam Jakarta Asset Forum and Expo (JAFEX) 2026 di Hotel St. Regis, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).
Menurut AHY, kepastian menjadi salah satu hal utama yang dicari investor sebelum menanamkan modal.
“Kami memahami apa yang dibutuhkan investor: selalu meminta kejelasan (clarity), meminta kepastian (certainty), meminta proyek yang kredibel, serta confidence,” kata AHY.
Ia kemudian menyinggung praktik birokrasi yang berpotensi membuat investor kesulitan. AHY meminta jajaran pemerintah tidak mempersulit proses investasi.
“Yang mereka inginkan kepastian hukum. Yang mereka inginkan jangan dikerjain, jangan dipingpong, jangan dibikin susah,” ujarnya.
AHY bahkan mengingatkan agar pelayanan publik tidak kembali pada pola birokrasi dengan prinsip bahwa urusan masyarakat justru dipersulit.
“Jangan sampai ada yang mengatakan, ‘Kalau bisa dipersulit, buat apa dipermudah?'” lanjutnya.
Menurut AHY, menciptakan iklim investasi yang kondusif merupakan tanggung jawab bersama pemerintah pusat dan daerah.
Ia menilai birokrasi harus mampu memberikan pelayanan yang cepat merespons kebutuhan, adaptif terhadap perubahan, sekaligus ramah terhadap investor.
“Nah, yang begini-begini adalah urusan rumah tangga kita semua. Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten/kota, semua punya PR yang sama: birokrasi yang responsif, adaptif, tapi juga yang inviting,” pungkasnya.
