Mantan Kapolres Siantar AKBP Sah Udur Sitinjak Jadi Kapolres Sergai
Social Media
Communication
Bookmarking
Developer
Entertainment
Academic
Finance
Lifestyle
ph@geosiar.co.id
MEDAN, GEOSIAR.CO.ID -AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak resmi meninggalkan jabatannya sebagai Kapolres Pematangsiantar setelah mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Serdangbedagai (Sergai).
Sah Udur menggantikan AKBP Jhon Heri Rakuta Sitepu yang dimutasi menjadi Wakil Direktur Polisi Air dan Udara (Wadir Polairud) Polda Sumut.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Rahasia (STR) Nomor ST/878/VIII/KEP/2026 tertanggal 30 Agustus 2026. Surat telegram tersebut ditandatangani AS SDM Polri Irjen Pol Hendra Kurniawan.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan membenarkan adanya mutasi dan promosi sejumlah pejabat di lingkungan Polda Sumut.
“Iya benar, ada mutasi, promosi jabatan pejabat utama dan Kapolres,” kata Ferry, Senin (31/8/2026).
Selain pergantian Kapolres Pematangsiantar dan Kapolres Sergai, telegram tersebut juga memuat mutasi sejumlah pejabat Polda Sumut lainnya.
Lulusan Akpol 2006
AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak merupakan perwira menengah Polri yang merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2006, Batalyon 38 “Setia”.
Sah Udur lahir sekitar 1984 dan besar di kawasan Perumnas Batu Enam, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.
Setelah menyelesaikan pendidikan di Akpol, Sah Udur mengawali penugasannya sebagai Pama Polrestabes Medan.
Kariernya kemudian berlanjut di sejumlah satuan di lingkungan Polda Sumut, Polrestabes Medan, hingga Polresta Deli Serdang.
Saat masih berpangkat AKP, Sah Udur pernah dipercaya menjabat sebagai Kapolsek Medan Helvetia. Ia juga pernah bertugas di Bidang SDM Polda Sumut. Selanjutnya, Sah Udur dipercaya menduduki posisi Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sumut.
Pada Maret 2025, ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Kapolres Pematangsiantar. Kini, setelah sekitar satu tahun lebih memimpin Polres Pematangsiantar, Sah Udur mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Serdangbedagai.
Harta Kekayaan Rp3,66 Miliar
Selain rekam jejak kariernya, harta kekayaan Sah Udur juga tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Berdasarkan laporan terakhir yang disampaikan pada 29 Januari 2026, Sah Udur tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp3,66 miliar.
Harta tersebut terdiri dari tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, harta bergerak lainnya, serta kas dan setara kas.
Untuk tanah dan bangunan, Sah Udur melaporkan nilai sebesar Rp2,75 miliar.
Rinciannya berupa tanah dan bangunan seluas 9 meter persegi/35 meter persegi di Kota Medan senilai Rp2 miliar dan tanah serta bangunan seluas 6 meter persegi/13 meter persegi di Kota Medan senilai Rp750 juta.
Pada kategori alat transportasi dan mesin, total harta yang dilaporkan mencapai Rp620 juta.
Aset tersebut terdiri dari Mitsubishi Pajero tahun 2019 senilai Rp400 juta, Honda Scoopy tahun 2025 senilai Rp20 juta, serta Toyota Hilux tahun 2011 senilai Rp200 juta.
Sah Udur juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp260 juta. Sementara kas dan setara kas yang dilaporkan sebesar Rp30 juta.
Dalam laporan tersebut tidak tercatat adanya surat berharga maupun harta lainnya. Sah Udur juga melaporkan tidak memiliki utang. Dengan demikian, total harta kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp3.660.000.000.
